Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 5 Agustus 2019 di Wall Street, New York City, Amerika Serikat (AS). AFP / Johannes EISELE

Suasana di lantai New York Stock Exchange (NYSE) pada 5 Agustus 2019 di Wall Street, New York City, Amerika Serikat (AS). AFP / Johannes EISELE

Wall Street Ditutup naik Ditopang Kenaikan Saham Apple

Gora Kunjana, Kamis, 12 September 2019 | 07:19 WIB

NEW YORK, investor.id - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, ditutup lebih tinggi akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena investor mempertimbangkan serangkaian data ekonomi terbaru, dan saham Apple Inc kuat berkontribusi terhadap kenaikan pasar secara keseluruhan. 

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 227,61 poin atau 0,85% menjadi berakhir di 27.137,04. Sedangkan Indeks S&P 500 meningkat 21,54 poin atau 0,72% menjadi ditutup pada 3.000,98. Indeks Komposit Nasdaq berakhir menguat 85,52 poin atau 1,06% menjadi 8.169,68.
 
Mayoritas dari 30 saham-saham unggulan di Dow Jones memperpanjang kenaikan di sekitar penutupan pasar, dengan saham Apple melambung 3,18%, mengangkat nilai perusahaan di atas US$1 triliun.

Apple Inc memberikan dorongan terbesar untuk S&P 500 dan Nasdaq sehari setelah raksasa teknologi itu meluncurkan produk andalan terbarunya termasuk generasi baru iPhone, iPad, dan jam tangan Apple dan mengumumkan tanggal peluncuran layanan streaming Apple TV+.

Sepuluh dari 11 sektor utama S&P 500 utama diperdagangkan lebih tinggi di sekitar bel penutupan, dengan sektor perawatan kesehatan dan teknilogi informasi keduanya naik 1,01%, memimpin keuntungan. Namun sektor real estat mencatat penurunan 0,32%, satu-satunya yang berkinerja buruk.

Saham Restoration Hardware Holdings melonjak 5,08%, setelah pengecer perabot rumah AS itu melaporkan laba yang lebih tinggi dari perkiraan untuk kuartal ledua. Perusahaan juga menaikkan prospeknya untuk tahun fiscal 2020.

Di sisi ekonomi, total persediaan pedagang grosir mencapai US$679,1 miliar pada akhir Juli naik 0,2% dari level Juni yang direvisi dan naik 7,1% dari level Juli 2018 yang direvisi, kata Biro Sensus, Rabu (11/9/2019).

Penjualan pedagang grosir pada Juli tercatat US$499,6 miliar, naik 0,3% dari level Juni yang direvisi dan hampir tidak berubah dari level Juli 2018.

Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir naik 0,1% pada Agustus, Biro Statistik Tenaga Kerja AS melaporkan pada Rabu (11/9/2019). Namun kenaikan itu lebih rendah dari kenaikan 0,2% pada Juli.

Kemajuan dalam harga permintaan akhir disebabkan oleh kenaikan indeks 0,3% untuk permintaan akhir jasa-jasa pada Agustus. Sebaliknya, harga permintaan akhir untuk barang-barang turun 0,5%.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN