Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
SMF. Foto: dok. SMF

SMF. Foto: dok. SMF

2019, SMF Bukukan Laba Bersih Rp 472,89 Miliar

Nida Sahara, Kamis, 19 Maret 2020 | 11:36 WIB

JAKARTA,investor.id - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF sepanjang tahun 2019 membukukan laba bersih sebesar Rp 472,89 miliar, meningkat 8,33% dibandingkan dengan laba bersih tahun 2018 yang senilai Rp 436,54 miliar. Perolehan laba bersih tersebut juga lebih tinggi dari target yang ditetapkan, yakni Rp 453 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan perolehan, laba bersih tersebut utamanya didorong oleh pendapatan yang meningkat hingga 38,80% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp 1,34 triliun menjadi Rp 1,86 triliun pada akhir Desember 2019. Selain itu, total beban perseroan juga meningkat dari Rp 786 miliar menjadi Rp 1,26 triliun pada akhir tahun 2019.

Di sisi lain, total aset SMF tercatat meningkat signifikan 36,99% dari Rp 19,49 triliun pada tahun 2018 menjadi sebesar Rp 26,70 triliun. Untuk liabilitas, perseroan juga mencatatkan lonjakan yang tinggi, yakni mencapai Rp 59,72% (yoy) menjadi Rp 17,25 triliun.

Sedangkan ekuitas perseroan pada akhir 2019 senilai Rp 9,35 triliun, meningkat 14,30% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 8,18 triliun.

Sebelumnya, SMF mencatat penyerapan dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) V SMF Tahap III Tahun 2020 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 4,001 triliun yang terdiri dari dua seri. Obligasi Tahap III tersebut merupakan bagian dari rencana yang diterbitkan sebanyak-banyaknya Rp 4,46 triliun.

Dalam keterbukaan informasi di Bjrsa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat (14/2), SMF berhasil meraih dana dengan jumlah pokok obligasi untuk Seri A yang ditawarkan adalah sebesar Rp 1,46 triliun dengan bunga obligasi sebesar 6,00% per tahun. Jangka waktu obligasi adalah 370 hari kalender sejak tanggal emisi.

"Jumlah pokok obligasi Seri B yang ditawarkan sebesar Rp 2,541 triliun dengan bunga obligasi sebesar 7,50%. Jangka waktu obligasi adalah 5 tahun sejak tanggal emisi," jelas manajemen SMF.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN