Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu unit usaha pembiayaan di bawah naungan Astra Financial

Salah satu unit usaha pembiayaan di bawah naungan Astra Financial

Astra Finansial Mempemudah Akses Masyarakat ke Lembaga Keuangan       

Minggu, 12 September 2021 | 21:14 WIB
Euis Rita Hartati (erita_h@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id –  Digitalisai membawa revolusi dalam kehidupan masyarakat. Hal ini lantaran masyarakat semakin mudah melakukan beragam aktivitas. Mulai dari berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari hingga membayar tagihan, cicilan kendaraan bermotor bahkan mendapatkan pinjaman untuk modal kerja. 

Dompet digital misalnya, sebuah produk yang lahir dari revolusi digitalisasi. Memberikan kemudahan melalui  metode pembayaran cashless atau non-tunai yang praktis dan lebih aman dibandingkan pembayaran tunai. Dompet digital memiliki banyak manfaat yang mampu membuat proses transaksi menjadi lebih mudah dan bahkan lebih hemat 

Kemudahan adanya digitalisasi di sektor jasa keuangaan ini dirasakan manfaatnya oleh Friyadi Ahmad (43). Pria kelahiran Juni 1978 yang bekerja di sektor industri kreatif ini menilai, saat ini pemenuhan kebutuhan hidup sudah ada di satu genggaman. ‘’Semua bisa dipenuhi dari telepon seluler,’’ujarnya kepada Investor Daily, kemarin. 

Pria yang bermukim di Komplek DKI Joglo Blok J, Jakarta Barat ini menilai, banyak kemudahan dan keuntungan yang diberikan oleh penyedia jasa keuangan melalui dompet digital yang dikembangkan. ‘’Mulai dari membeli makanan, belanja di e-commerce, bayar cicilan motor, hingga membayar asuransi,’’tegas pemiliki Honda Beat berwarna putih dengan nomor polisi (nopol) B 4523 BJV itu. 

Saat ini, Friyadi memiliki empat dompet digital yang ditanam di smartphone Huawei P30 berkelir hijau miliknya. ‘’Ada Ovo, Gopay juga Astrapay dan Moxa,’’ungkapnya.  Meski sudah memiliki dompet digital yang lebih dulu eksis, namun dia mengaku tertarik menggunakan platform yang dikembangkan Astra Fainancial karena mencakup ekosistem yang lebih luas. Terlebih dia ingin mengganti motornya yang dibelinya pada 2017 silam melalui pembiayaan PT Federal International Finance (FIF) yang merupakan unit usaha dalam ekosistem Astra Fianancial.   

‘’Saat diluncurkan sekitar Maret lalu saya melihat kok banyak keunggulannya. Apalagi bisa sekaligus mengajukan pinjaman multiguna. Bisa membayar cicilan kendaraan sekaligus asuransinya,’’cetusnya. 

Adanya digitalisasi di sektor jasa keuangan tentunya tak hanya membuat kehidupan masyarakat perkotaan semakin efisien, tetapi juga dialami oleh masyarakat di daerah. Sri Ernawati (48) adalah salah satu warga daerah yang merasakan beragam manfaat proses digitalisasi di sektor jasa keuangan. ‘’Semuanya jadi mudah tak perlu sering ke luar rumah,’’ungkap Erna, sapaan akrabnya, yang berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 1 Sukajadi, Ciamis, Jawa Barat itu saat dihubungi Investor Daily melalui sambungan telepon. 

Bagi Erna, keberadaan dompet digital yang berbentuk aplikasi di telepon seluler akan sangat membantu masyarakat di daerah dalam mengakses jasa keuangan. Tak hanya sebagai alat melakukan pembayaran saja, tetapi juga untuk mengajukan pinjaman modal, termasuk untuk mendapatkan pembiayaan kendaraan bermotor. ‘’Sepertinya aplikasi milik Astra fiturnya lengkap. Dari cetita yang sudah menggunakan, bisa ajukan pinjaman di platform maucash yang ada di aplikasi Moxa,’’cetusnya. Erna pun berharap ada pembeda antara aplikasi yang dibesut Astra Finansial itu dengan aplikasi sejenis yang dikembangkan perusahaan lain saat dia menggunakannya nanti. ‘’Misalnya bunga pinjamannya tak terlalu besar dan prosesnya mudah. Juga jika telat membayar tidak dikenai denda yang besar,’’cetusnya. 

Meningkatkan Inklusi Hingga ke Pelosok Negeri 

Pemerintahan Presiden Joko Widodo  memiliki target besar untuk mensejahterakan rakyat melalui kemudahan akses terhadap lembaga keuangan baik bank maupun non bank. Bahkan, pemerintah, mematok target tingkat inklusi keuangan Indonesia naik hingga 90% pada  2024 mendatang.  

Dengan adanya dukungan dari para stakeholder jasa keuangan termasuk dari kalangan swasta, mimpi besar pemerintah itu diyakini bakal terwujud. Mengutip data Dewan Nasional Keuangan Inklusif (DNKI), indeks inklusi keuangan di Indonesia terus meningkat baik dari sisi kepemilikan akun maupun dari sisi penggunaan akun. Indeks kepemilikan akun meningkat dari 31,3% pada tahun 2014 menjadi 61,7% pada tahun 2020. Sementara indeks penggunaan akun/rekening meningkat dari 59,74% pada 2013 menjadi 81,4% pada 2020.  

Perkembangan inklusi keuangan Indonesia juga didukung  infrastruktur dan akses terhadap teknologi informasi yang merata. Merujuk data Kementerian Komunikasi dan Informatika, saat ini akses internet tersedia di 11.817 titik fasilitas publik dan persentase pemanfaatan Palapa Ring secara umum terus meningkat sejak diresmikan. 

Salah satu stakeholder yang memiliki komitmen kuat untuk bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka menyejehtarakan masyarakat melalui inklusi keuangan adalah Astra Finansial. Unit usaha PT Astra International, Tbk. (ASII) ini terus memperkuat ekosistem layanan keuangan melalui digitalisasi. 

Salah satunya yakni dengan mengembangkan aplikasi MOXA. Aplikasi Super (Super App) ini merupakan aplikasi finansial yang lengkap dan dapat membantu pengguna mencari berbagai layanan keuangan. Mulai dari pembiayaan kendaraan bermotor,  pinjaman multiguna seperti dana tunai, asuransi jiwa, pembelian kendaraan bahkan  pembiayaan kegiatan keagamaan seperti umrah dan haji.  

Aplikasi MOXA merupakan  Astra Financial Wealth Hub yang mengintegrasikan seluruh layanan dan produk yang dimiliki Astra Financial. ‘’Moxa diharapkan bisa mendamping masyarakat untuk meraih kesejahteraan,’’tegas Direktur ASII yang juga Director in Charge Astra Financial Suparno Djasmin. 

Dia mengatakan,  MOXA mengintegrasikan seluruh kebutuhan finansial dalam satu aplikasi sebab #DenganMOXASemuaBisa dan menjadi pusat dari berbagai layanan keuangan terbaik dari Astra Financial. Saat ini, Moxa sudah diundah lebih dari 3,5 juta pengguna sementara AstraPay mencapai 2,2 juta pengguna.  

Optimisme Suparno Djasmin tidaklah berlebihan. Sebab,  Astra Financial mengelola 12 entitas bisnis diantaranya Astra Credit Companies, FIFGROUP, Toyota Astra Finance, Komatsu Astra Finance, Surya Artha Nusantara Finance, Asuransi Astra Buana, Astra Life, Astra Ventura, Dana Pensiun Astra, MauCash, AstraPay dan Moxa.  

Itu berarti, Astra Finansial memiliki segala sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tak sekadar untuk kebutuhan otomotif saja, tetapi juga asuransi kesehatan, gaya hidup, hingga investasi dan tabungan. Sebab, Astra Finansial melalui MOXA juga berkolaborasi dengan Bank Permata Bank meluncurkan tabungan Permata moxaKu. 

Dengan fitur baru ini, pengguna dapat  membuka tabungan langsung melalui aplikasi Moxa tanpa perlu berkunjung ke kantor bank.  Tabungan Permata moxaKu merupakan kolaborasi PermataBank dan Moxa dimana pelanggan  dapat menikmati berbagai keuntungan. Dengan hanya mengisi saldo Rp 100.000.  

Pelanggan  dapat menikmati gratis biaya administrasi tabungan dan kartu debit, gratis biaya transfer antar bank dan tarik tunai, serta 5% cashback saat berbelanja di SPBU sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. 

Selain itu, nantinya pelanggan dapat menikmati berbagai layanan  keuangan Astra Financial, mulai dari pembiayaan mobil, motor atau multiguna, pembiayaan  haji/ umroh, asuransi umum dan jiwa, penyewaan mobil dan pembayaran digital AstraPay.  

Kerjasama itu juga bertujuan mendorong inklusi  keuangan di Indonesia dengan menyediakan akses layanan perbankan digital yang aman bagi masyarakat. '’ Kerja sama ini sejalan dengan visi Astra Financial untuk menjadi mitra keuangan bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkap Suparno Djasmin. 

Saat ini, Astra memiliki sejumlah lini bisnis yang menangani sektor keuangan. Di sektor  pembiayaan kendaraan ada Astra Credit Companies ACC), dan Toyota Astra Financial Services. Untuk pembiayaan kendaraan roda dua ada Federal International Finance, serta ada Surya Artha Nusantara Finance dan Komatsu Astra Finance untuk pembiayaan alat berat. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam perencanaan keuangan juga ada Asuransi Astra Buana dan Asuransi Jiwa Astra.   ‘’Kami telah memulai digitalisasi sejak beberapa tahun lalu dan  kami dorong terus,” ujar  Presdir PT Astra International, Tbk. Djony Bunarto.   

Hingga paruh pertama 2021, melalui Astra Dinancial pembiayaan yang sudah disalurkan mencapai  Rp2,13 triliun. Dari lima sektor pembiayaan, sektor yang bergerak di lini mobil mencatatkan penjualan 140 ribu unit mobil atau setara Rp23,8 triliun. Naik 23%  dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. 

Sedangkan unit asuransi kesehatan mencatatkan premi bruto sebesar Rp 2,8 triliun, melejit  78%  dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,6 triliun. Peningkatan pembiayaan juga terjadi di  alat berat yang naik 33 persen atau setara Rp 2,7 triliun.  

Editor : Euis Rita Hartati (euis_somadi@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN