Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Buana Finance. Foto: buanafinance.co.id

Buana Finance. Foto: buanafinance.co.id

Buana Finance Raih Fasilitas Kredit Rp 50 Miliar dari Bank Index Selindo

Senin, 11 Oktober 2021 | 18:12 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Buana Finance Tbk mengumumkan telah meraih fasilitas kredit senilai Rp 50 miliar dari PT PT Bank Index Selindo. Dana itu akan digunakan untuk mendukung kegiatan usaha perusahaan.

Corporate Secretary Buana Finance Ahmad Khaetami menyampaikan, fasilita kredit diraih pada Jumat, 8 Oktober 2021. Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk kegiatan usaha perseroan sehari-hari dan dijamin dengan piutang milik perseroan.

"PT Buana Finance Tbk (Perseroan) telah menandatangani Perjanjian Fasilitas Kredit dengan PT Bank Index Selindo, sehubungan dengan pemberian fasilitas term loan kepada perseroan sebesar Rp 50 miliar dengan tenor 48 bulan," kata Ahmad melalui pengumuman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (11/10).

Sejak awal tahun ini, perusahaan juga telah menerima fasilitas pinjaman dari sejumlah bank. Diantaranya masih berupa term loan dari PT Bank Victoria International Tbk pada 29 Maret 2021 sebesar Rp 100 miliar. Kemudian dari PT Bank Danamon Indonesia Tbk pada 25 Februari dan 23 April 2021 berupa kredit modal kerja, kredit rekening koran, dan kredit angsuran berjangka tidak revolving dengan total Rp 750 miliar.

Buana Finance kembali menerima fasilitas term loan senilai Rp 50 miliar dari  PT Bank Ina Perdana Tbk. Tidak berselang lama, perusahaan kembali mendapat fasilitas pinjaman Rp 100 miliar dari PT Bank Mayora pada 19 Agustus 2021.

Direktur Buana Finance Mariana Setyadi sempat menyampaikan, tahun 2021 perseroan menargetkan penyaluran pembiayaan baru mencapai Rp 1,8 triliun naik 52,21% year on year (yoy). Target pembiayaan baru tersebut terdiri dari pembiayaan konsumen sebesar Rp 1,3 triliun dan sewa pembiayaan Rp 500 miliar. Berikut dengan target laba sebesar Rp 37,50 miliar atau naik 86,98% (yoy).

Untuk memenuhi target pembiayaan baru di tahun ini, perseroan akan menyiapkan pendanaan sebesar Rp 1,5 triliun dari perbankan. Nilai tersebut meningkat dibandingkan nilai Rp 1 triliun dari total pendanaan tahun lalu sebesar Rp 1,76 triliun di tahun 2020.

"Strategi dari sisi keuangan, selama masa pandemi, beberapa kreditur telah memberikan kepercayaan, turut menurunkan cost of fund. Operating expand kami juga dari sisi cost efficiency sudah terlihat pengurangan karyawan pada 2020," ungkap dia pada Public Expose Buana Finance yang digelar Juni 2021.

Di samping itu, perseroan juga berkomitmen untuk menjaga rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) tahun 2021 di posisi 2,98%. Di semester I-2021, NPF gross bergerak menguat di level 3,23% dan NPF net tercatat sebesar 2,54%. Sedangkan rasio piutang pembiayaan net terhadap total aset (net financing to asset ratio/FAR net) sebesar 83,09%.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN