Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Layanan konsumen BFI FInance cabang Serpong, Tangerang Selatan.

Layanan konsumen BFI FInance cabang Serpong, Tangerang Selatan.

Manfaatkan Peluang, BFI Finance Targetkan Pembiayaan 2022 Tumbuh 15%

Rabu, 17 November 2021 | 14:54 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFIN) menargetkan pertumbuhan pembiayaan 10-15% pada tahun depan. Perseroan akan memanfaatkan peluang dengan mengisi celah yang tidak digarap kompetitor untuk mencapai target tersebut.

Direktur Keuangan BFI Finance Sudjono mengatakan, dengan memanfaatkan peluang di tengah pandemi Covid-19, perseroan berharap bisa mengembalikan bisnis seperti sebelum pandemi dan bisa menyelesaikan seluruh restrukturisasi piutang. Adapun sampai kuartal III-2021, perseroan telah merestrukturisasi 86,8% pembiayaan menjadi normal.

"Sementara 12,9% adalah restrukturisasi dengan ketentuan yang telah ditinjau kembali dan sisanya adalah restrukturisasi dengan opsi grace period," jelas Sudjono dalam keterangan resmi, Rabu (17/11).

Dari sisi nilai, piutang yang direstrukturisasi mencapai 14,8% dari total piutang yang dikelola. Nilai piutang ini menurun dari porsi pada September 2020 yang mencapai 35,5%.

Sudjono melanjutkan, strategi lain yang akan dilakukan perseroan adalah melakukan transformasi digital untuk seluruh transaksi dengan penerapan teknologi berbasis data.

"Perusahaan juga terus mengeksplorasi peluang bisnis baru di tengah kondisi new normal," jelas Sudjono.

Sekadar catatan, hingga kuartal III-2021 BFI Finance membukukan pembiayaan baru sebesar Rp 9,4 triliun atau naik 72,7% secara tahunan dan 4,2% secara kuartalan. Sedangkan total piutang pembiayaan mencapai Rp 13,7 triliun dengan porsi terbesar adalah pembiayaan mobil bekas 71,7%, alat berat dan mesin 13,7%, motor bekas 9,3% dan pembiayaan lainnya 5,3%.

Pencapaian ini berkolaborasi apik dengan rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) yang mencapai 1,97% atau membaik 70 basis poin dari posisi yang sama tahun 2020. Dengan hasil positif tersebut, BFI Finance berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 796 miliar, atau meningkat sebesar 53% dibandingkan perolehan pada periode sama tahun sebelumnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN