Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Clipan. Foto: dok. Investor Daily

Clipan. Foto: dok. Investor Daily

Clipan Finance Percepat Pemulihan Unit Hapus Buku

Minggu, 2 Januari 2022 | 20:51 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Clipan Finance Indonesia Tbk (Clipan Finance) bakal mempercepat proses pemulihan hapus buku pembiayaan dan tagih piutang (write off) sepanjang tahun 2022. Di samping itu, perseroan juga menerapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan porsi bisnis.

Direktur Utama Clipan Finance Harjanto Tjitohardjojo meyakini perolehan laba tahun ini bakal lebih baik melalui sejumlah upaya yang akan dilakukan. Salah satunya adalah melakukan otomasi pekerjaan atau mendigitalisasi proses kerja agar lebih efisien dan produktif.

Selain itu, kata dia, tantangan atas pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) juga harus diantisipasi.

"Kualitas pembiayaan yang baik juga membantu peningkatan laba karena pencadangan akan turun. Serta recovery untuk unit-unit WO atau write off di tingkatkan," kata dia kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Merujuk Laporan Pelaksanaan Public Expose Clipan Finance Tahun 2021, saat ini jumlah restrukturisasi perseroan sekitar Rp 3,4 triliun atau mencakup 30% dari aset. Adapun sebesar 97% portofolio restrukturisasi tersebut disebabkan karena pandemi Covid-19. Namun demikian, saat ini mayoritas portofolio tersebut sudah lunas dan hanya sisa sekitar 20% restrukturisasi yang masih berjalan.

Lebih lanjut, Harjanto menerangkan, laba juga akan didorong dengan lebih agresif menyalurkan pembiayaan. Pembiayaan di tahun 2021 diproyeksi bakal ditutup sebesar Rp 3,5 triliun. Nilai itu ditargetkan meningkat 71% atau menjadi Rp 6 triliun di 2022, dengan terus menggali potensi pada pembiayaan mobil penumpang dan pembiayaan mobil komersial.

Salah satu strategi perusahaan lewat penyaluran pembiayaan pada mobil penumpang adalah menurunkan bunga, dengan tetap menyesuaikan tingkat bunga yang diberikan bank. Di samping itu, perseroan masih memperhatikan untuk mempercepat proses pelayanan secara digital.

Clipan Finance menyadari permintaan pembiayaan mobil penumpang memang agak seret di tahun 2021 karena kapabilitas debitur yang terbatas karena pandemi, terutama pada lini mobil premium. Meski begitu, perseroan turut memanfaatkan adanya relaksasi PPnBM dengan membukukan pembiayaan sebesar Rp 200 miliar.

Sementara itu, Harjanto mengatakan, Clipan Finance memiliki setidaknya tiga strategi lain guna memacu bisnis di 2022. Pertama, kolaborasi dengan marketplace/e-commerce/digital platform guna mengoptimalkan leads/aplikasi pembiayaan baru Clipan Finance. Termasuk dalam rangka membantu branding Clipan Finance. Hal itu diantaranya telah diimplementasikan dengan menggandeng insutech FUSE dalam kerja sama pembiayaan dana tunai.

Berikutnya yakni pengembangan organisasi dan penetrasi pasar.

"Pengembangan organisasi yang lebih fokus untuk menggarap pasar yang ada. Penetrasi pasar secara optimal melalui event/pameran baik virtual maupun onsite/konvensional, pengembangan paket-paket kredit dan, serta mengoptimalkan segmen pasar yang ada," tandas Harjanto. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN