Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
buana finance

buana finance

Buana Finance Raih Kredit Rp 100 Miliar dari OCBC NISP

Rabu, 12 Januari 2022 | 19:25 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - PT Buana Finance Tbk (Buana Finance) meraih fasilitas pendanaan dari PT Bank OCBC NISP Tbk (OCBC NISP) senilai Rp 100 miliar. Pendanaan itu akan digunakan sebagai modal kerja pembiayaan.

Corporate Secretary Buana Finance Ahmad Khaetami menyampaikan, pendanaan tersebut diperoleh pada Senin, 10 Januari 2022. Perseroan telah menandatangani perjanjian fasilitas kredit term loan dengan OCBC NISP sebesar Rp 100 miliar dengan tenor 36 bulan.

"Fasilitas pinjaman tersebut akan digunakan untuk keperluan modal kerja perseroan yaitu pemberian kredit consumer finance dan financial lease dan dijamin dengan piutang perseroan," kata Ahmad dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), pada Rabu (12/1).

Perseroan juga menyatakan adanya dampak positif atas kejadian, informasi atau fakta material itu terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha emiten atau perusahaan publik dengan kode BBLD itu.

Sebelumnya pada 28 Desember 2021, Buana Finance juga telah meraih fasilitas kredit senilai Rp 250 miliar dari PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional Tbk atau BTPN. Fasilitas kredit term loan itu memiliki tenor 28 bulan dengan tujuan penggunaan dana yang sama.

Adapun sampai dengan kuartal III-2021, Buana Finance melaporkan memiliki total aset mencapai Rp 3,64 triliun, susut 11,46% secara year to date (ytd) dibandingkan Desember 2020 sebesar Rp 4,11 triliun. Penyusutan aset dipengaruhi oleh penurunan kas dan piutang pembiayaan perusahaan konsumen.

Di sisi lain, liabilitas tercatat sebesar Rp 2,41 triliun atau menurun 16,79% (ytd) pada kuartal III-2021, dibandingkan Rp 2,90 triliun pada Desember 2020. Sementara ekuitas naik tipis 1,35% (ytd), dari Rp 1,20 triliun menjadi Rp 1,22 triliun. Perseroan pun membukukan laba bersih Rp 12,30 miliar atau turun 21,65% year on year (yoy) di September 2021.

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN