Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Adira Finance. Foto: BeritaSatu Photo/David Gita Rosa

Adira Finance. Foto: BeritaSatu Photo/David Gita Rosa

Kuartal I, Adira Finance (ADMF) Raup Laba Bersih Rp 304,5 Miliar

Kamis, 28 April 2022 | 13:46 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF) atau Adira Finance mencatatkan pertumbuhan laba bersih sebelum pajak sebesar 44,3% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 304,5 miliar pada kuartal I-2022. Pencapaian itu diikuti perbaikan kualitas aset dan peningkatan pertumbuhan pembiayaan baru (booking).

Adira Finance mencatatkan pembiayaan baru meningkat sebesar 32,5% (yoy) menjadi Rp 7,2 triliun di kuartal I-2022. Dengan total piutang yang dikelola (termasuk porsi pembiayaan bersama) perusahaan sebesar Rp 40,8 triliun hingga Maret 2022, sedikit menurun sebesar 2,8% (yoy). Penurunan itu disebabkan rundown portfolio yang lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan pembiayaan baru.

Baca juga: Adira Finance Bukukan Pembiayaan Rp 300 Miliar di IIMS 2022

Perusahaan juga telah memberikan restrukturisasi kepada nasabah yang terdampak oleh krisis ekonomi akibat pandemi Covid-19 hingga Maret 2022 Per posisi Desember 2021, jumlah kumulatif nasabah yang pinjamannya telah direstrukturisasi sebanyak Rp 19 triliun. Sementara itu, nilai outstanding akun restrukturisasi telah menurun menjadi Rp 4,31 triliun.

Adapun rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) gross konsolidasi membaik menjadi sebesar 2% dibandingkan periode sama tahun lalu sebesar 3,4%. Hasil tersebut didukung aktivitas ekonomi yang berangsur pulih sehingga mempengaruhi kapasitas pembayaran konsumen.

Dari sisi keuangan, pendapatan bunga meningkat sebesar 3,9% (yoy) menjadi Rp 2,2 triliun, sementara beban bunga turun 8,1% (yoy) menjadi Rp 780 miliar, sejalan dengan adanya penurunan pada jumlah pinjaman dan biaya bunga. Sehingga pendapatan bunga bersih meningkat sebesar 11,7% (yoy) menjadi Rp 1,5 triliun dan margin bunga bersih meningkat menjadi 14,4% di kuartal I-2022.

Baca juga: Adira Finance Bidik Pembiayaan Baru Tumbuh 25%

Sementara itu, pos beban operasional meningkat sebesar 5,6% (yoy) sejalan dengan pertumbuhan bisnis perusahaan. Sedangkan biaya kredit (cost of credit/CoC) terus mengalami penurunan sebesar 33,3% (yoy) menjadi Rp 284 miliar pada kuartal I-2022.

Secara keseluruhan, Adira Finance membukukan laba bersih sebelum pajak tumbuh 41,2% menjadi Rp 395,4 miliar. Return on asset (ROA) dan return on equity (ROE) masing-masing meningkat menjadi sebesar 4,9% dan 14,6%.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN