Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Paparan Publik PT BRI Finance

Paparan Publik PT BRI Finance

BRI Finance Bidik Porsi Pembiayaan Konsumer 70%

Rabu, 27 Juli 2022 | 10:16 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – PT BRI Multifinance Indonesia atau BRI Finance akan menggenjot porsi pembiayaan konsumer hingga mencapai 70% dari total portofolio pembiayaan. Hal ini sejalan dengan penunjukan perseroan sebagai Single Gateway Autoloan BRI Group serta pulihnya ekonomi dari pandemi Covid-19.

Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah mengatakan, perseroan optimistis dapat merealisasikan target tersebut melalui sinergi bersama perusahaan induk dan optimalisasi momentum tahun pemulihan ekonomi 2022.

Baca juga: Ekspansi Pembiayaan, BRI Finance Emisi Obligasi Rp 700 Miliar

“Optimisme ini tak terlepas dari upaya pemerintah yang semakin baik dalam mengendalikan pandemi Covid-19, yang sejak awal 2020 lalu membatasi aktivitas ekonomi secara langsung,” kata Azizatun melalui keterangan tertulis, pada Rabu (27/7/2022).

Dia menjelaskan, BRI Finance sebelumnya dikenal sebagai perusahaan pembiayaan yang pasar terbesarnya di segmen komersial dengan porsi mencapai 70% dari total portofolio, sementara sisanya adalah segmen konsumer. Sejalan dengan aspirasi untuk shifting fokus bisnis serta kondisi ekonomi yang semakin membaik, pihaknya ingin membalik porsi dari portofolio pembiayaan tersebut.

“Kami melakukan scale up consumer financing. Hingga Mei 2022, kami sudah menaikkan komposisi pembiayaan konsumer menjadi sekitar 68% dari total portofolio. Targetnya di kisaran 70% lebih dan sisanya baru komersial. Shifting fokus sudah dilakukan sejak 2019, namun baru tahun 2022 ini, kami memacu pertumbuhan segmen konsumer secara lebih agresif saat market juga sudah favourable,” ujar Azizatun.

Inisiatif Strategis

BRI Finance, lanjutnya, juga telah menerapkan beberapa inisiatif strategis. Pertama, implementasi branchless financing melalui penempatan tenaga pemasar di unit kerja BRI. Hal ini merupakan salah satu bentuk optimalisasi penunjukannya sebagai Single Gateway Auto Loan BRI Group atau pengalihan seluruh bisnis otomotif BRI Group ke Perusahaan yang sudah dilakukan sejak tahun 2020.

Kedua, pengembangan digitalisasi bisnis dan payment gateway satunya melalui pengembangan dan inovasi aplikasi MyBrif 3.0 sebagai bagian dari transformasi digitalisasi proses bisnis. Terkait strategi ini pula BRI Finance bekerja sama dengan ekosistem BRI Group termasuk super apps BRI yaitu BRIMo dan layanan branchless BRILink. Sementara untuk pertumbuhan pangsa pasar di luar grup, BRI Finance melakukan kolaborasi digitalisasi bisnis bersama marketplace otomotif.

Baca juga: BRI Finance Bidik Pembiayaan Baru di Atas Rp 5 Triliun Tahun 2022

Ketiga, implementasi fast track approval untuk percepatan proses persetujuan pembiayaan. Inisiatif ini merupakan bagian dari reengineering proses bisnis melalui pemanfaatan credit scoring dan data digital sehingga diharapkan proses pengajuan pembiayaan hingga persetujuan dilakukan kurang dari satu hari.

Saat ini BRI Finance didukung oleh 18 kantor cabang dengan 8 kantor pemasaran yang tersebar di kota besar di Indonesia. Pada 2022, pembiayaan baru BRI Finance ditargetkan mencapai Rp 4,1 triliun dan sudah terealisasi lebih dari Rp2 triliun. Per Mei 2022, total piutang pembiayaan BRI Finance mencapai Rp5,6 triliun, naik sekitar 39% secara tahunan dan tumbuh sekitar 18% dari posisi Desember 2021.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN