Menu
Sign in
@ Contact
Search
Paparan Publik PT BRI Finance

Paparan Publik PT BRI Finance

Jaga Kualitas Pembiayaan, BRI Finance Alokasikan NPF Coverage 180%

Selasa, 9 Agustus 2022 | 19:42 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) berupaya tetap tumbuh sehat dan berkualitas seiring tantangan peningkatan inflasi serta suku bunga di masa mendatang. Perseroan mengalokasikan biaya pencadangan terhadap pembiayaan bermasalah (NPF Coverage) sampai dengan 180%.

Corporate Secretary BRI Finance Taufiq Kurniadihardja optimistis bahwa kualitas pembiayaan akan tetap terjaga dengan tren NPF yang terus menurun sampai dengan akhir tahun 2022. Dengan NPF gross per Juni 2022 sebesar 2,05%, BRI Finance senantiasa menerapkan manajemen risiko yang prudent dan berhati-hati dalam penyaluran pembiayaan baru.

"BRI Finance tetap memiliki pencadangan yang kuat, yang mencapai sekitar 180% atas pembiayaan bermasalah (NPF). BRI Finance tetap akan mempertahankan pencadangan yang konservatif dan kuat dalam tahun-tahun mendatang," kata Taufiq kepada Investor Daily, baru-baru ini.

Dia mengatakan, BRI Finance telah menerapkan manajemen risiko terintegrasi bersama dengan perusahaan induk BRI. Hal ini sebagai upaya perusahaan dalam rangka menjamin penyaluran pembiayaan yang sehat dan berkualitas.

Taufiq menuturkan, tantangan yang dihadapi industri multifinance adalah potensi kenaikan inflasi dan suku bunga di masa mendatang. Kedua sentimen itu berpeluang mempengaruhi daya beli masyarakat, terutama menyangkut konsumsi pembelian otomotif.

"BRI Finance tetap berkomitmen untuk tetap konservatif dan menerapkan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan. BRI Finance memanfaatkan sinergi dengan perusahaan Induk Bank BRI, memiliki peluang bertumbuh yang sangat besar dan terarah di tengah adanya kondisi ketidakpastian perekonomian nasional dan internasional," terang Taufiq.

BRI Finance menargetkan penyaluran pembiayaan baru (booking) sepanjang tahun ini mencapai Rp 4,1 triliun, hampir separuhnya atau sebesar Rp 2 triliun telah direalisasikan hingga Mei 2022. Proyeksi ini menjadi bagian dari aspirasi perusahaan untuk bisa mengantongi total aset hingga Rp 10 triliun pada tahun 2024.

Salah satu pendekatan yang dilakukan adalah dengan beralih fokus pada pembiayaan alat berat dan pembiayaan otomotif sejak tahun 2020. Hasilnya, pembiayaan konsumer pun telah mencakup 68% dari portofolio pembiayaan dan akan digenjot sampai dengan 70% sampai akhir tahun ini.

Per Mei 2022, total piutang pembiayaan BRI Finance mencapai Rp 5,7 triliun, naik sekitar 39% secara tahunan (year on year/yoy) dan tumbuh sekitar 18% tahun berjalan (year to date/ytd) dari Desember 2021. Dalam hal ini, piutang pembiayaan motor tercatat sekitar 4% dari total portofolio.

Selain itu, BRI Finance pun berhasil meningkatkan kinerja keuangan dan kualitas aset. Total aset tercatat sebesar Rp 6,3 triliun atau naik sekitar 46% (yoy). Laba bersih mencapai Rp 25 miliar atau naik signifikan sekitar 126% (yoy) per Mei 2022.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas IKNB sekaligus Anggota Dewan Komisioner OJK Ogi Prastomiyono mengatakan, multifinance dihadapkan beberapa tantangan dalam tren pemulihan piutang. Menurut dia, tantangan seperti kenaikan inflasi akan berpengaruh pada daya beli masyarakat, sehingga dapat berdampak pada penyaluran pembiayaan baru dan pembayaran angsuran debitur.

Untuk itu, kata dia, menyebar portofolio pembiayaan bisa menjadi alternatif multifinance untuk tetap melanjutkan tren positif. Meski begitu, multifinance juga mesti mempersiapkan diri dengan terus meningkatkan cadangan hingga melakukan pemantauan berkala atas piutang pembiayaannya.

"Perusahaan pembiayaan perlu memiliki informasi yang lengkap dan akurat untuk mengantisipasi skenario pemburukan yang mungkin terjadi pasca berakhirnya periode kebijakan relaksasi atas piutang pembiayaan yang direstrukturisasi," tegas Ogi.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com