Menu
Sign in
@ Contact
Search
Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) Azizatun Azhimah (tengah)  menerima penghargaan Trusted Company dalam ajang Good Corporate Governance Award 2022, Selasa (20/12).

Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) Azizatun Azhimah (tengah) menerima penghargaan Trusted Company dalam ajang Good Corporate Governance Award 2022, Selasa (20/12).

BRI Finance Bidk Pertumbuhan Laba 80% di 2023

Jumat, 23 Des 2022 | 15:35 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance) membidik pertumbuhan laba sebanyak 80% pada 2023. Sedangkan aset ditargetkan bertumbuh 13,32% menjadi Rp 8,36 triliun.

Sedangkan pertumbuhan laba bersih tahun ini, Direktur Utama BRI Finance Azizatun Azhimah mengungkapkan, sudah dicapai Rp 70,8 miliar pada Oktober 2022. Bahkan, laba diprediksi bisa mencapai Rp 84 miliar hingga 2022.

Baca juga: Meski Ekonomi 2023 Menantang, BRI Finance Targetkan NPF Tetap di Bawah 2,5%

"Dengan berbagai langkah strategis yang diambil, kami optimistis laba akan naik terus ke depan. Ini laba tertinggi (pada 2022) dan ke depan insya Allah akan naik terus,” kata wanita yang akrab disapa Azizah itu melalui keterangannya, Jumat (23/12).

Advertisement

Sementara itu, Direktur Manajemen Risiko BRI Finance Ari Prayuwana menerangkan, diversifikasi sumber pendanaan menjadi salah satu strategi yang diterapkan. Perseroan menyeimbangkan komposisi pembiayaan jangka panjang dan jangka pendek secara bertahap yang sudah dilakukan sejak tahun lalu.

Baca juga:Harga Menguat, Saham BRI (BBRI) Dekati Level Tertinggi Baru

"Sebelumnya memang sumber pendanaan kami jangka pendek itu besar sekali. Justru sekarang sumber pendanaan jangka panjang agak lebih besar di atas 50%. Sudah lebih dominan karena strategi kami pembiayaannya memang jangka panjang," ujar Ari.

Strategi itu telah sesuai dengan fokus bisnis perseroan, dimana porsi penyaluran pembiayaan saat ini lebih banyak di segmen konsumer yang memiliki karakteristik fixed rate dan long tenor. Strategi diversifikasi pun diperkuat lewat sinergi pendanaan bersama induk usaha, yaitu Bank BRI melalui skema joint financing.

"Tapi kami juga butuh joint financing supaya gearing ratio-nya tidak naik, karena memang kami juga strateginya menjaga kepercayaan kreditur. Selama ini kami jaga dengan baik, sehingga potensi keragaman sumber pendanaan kami terus menerus bertambah," jelas Ari.

Kenaikan Suku Bunga
Lebih lanjut, Ari menerangkan, salah satu potensi tantangan berat pada 2023 bagi industri pembiayaan adalah kenaikan suku bunga yang sulit dihindari. Namun demikian, antisipasi perseroan dilakukan melalui Komite Manajemen Aset Liabilitas (ALCO) yang secara berkala melakukan reviu dan analisa untuk mengendalikan risiko suku bunga, nilai tukar, dan likuiditas.

Baca juga: Sah! BRI (BBRI) Eksekusi Rights Issue Bank Raya (AGRO)

Di tataran praktis, pihaknya pun sudah menempuh transformasi digital yang masif untuk menurunkan risiko dari dampak kenaikan suku bunga, termasuk diantaranya adalah menurunkan biaya risiko. Langkah ini sudah terbukti jitu menekan biaya dan membuat proses bisnis lebih efisien. 

Selain itu, kenaikan suku bunga diperkirakan dapat menekan pasar sehingga mendorong BRI Finance untuk memperkuat engagement dengan debitur, terutama yang eksisting. Pendekatan tersebut diharapkan dapat mendongkrak pasar di tengah kondisi ekonomi yang menantang. "BRI Finance memberikan program menarik, seperti promosi kepada debitur segmen middle up karena meski suku bunga naik animonya masih tetap besar," tandas Ari.

 

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com