Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Adira Insurance melalui produk Arthacillin siap memberikan perlindungan bagi tempat usaha. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

Adira Insurance melalui produk Arthacillin siap memberikan perlindungan bagi tempat usaha. ( Foto ilustrasi: Istimewa )

Adira Finance: Ramadan Jadi Momentum Tingkatkan Penjualan

Kamis, 6 Mei 2021 | 08:55 WIB
Nida Sahara ( nida.sahara@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Adira Finance) optimistis perekonomian Indonesia mulai melaju ke arah yang positif. Terlihat dari penjualan otomotif perseroan meningkat signifikan saat bulan Ramadan ini, terutama didukung oleh stimulus PPnBM dari pemerintah.

"Ramadan ini menjadi momentum yang baik bagi kalangan pengusaha dan industri untuk meningkatkan penjualan. Makanya biasanya inflasi naik saat Ramadan," ungkap Direktur Penjualan, Pelayanan, dan Distribusi Adira Finance Niko Kurniawan, Rabu (5/5).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal I-2021 pertumbuhan ekonomi Indonesia masih minus 0,74%. Namun, sudah menunjukkan perbaikan dibandingkan dengan kuartal IV-2020 yang minus 2,19%.

"Ini seiring meningkatnya laju perekonomian dan aktivitas ekonomi. Kuartal II, pemerintah estimasi ada positif growth artinya sudah semakin membaik," ucap Niko.

Pada saat yang sama, Direktur SDM dan Marketing Adira Finance Swandajani Gunadi mengungkapkan, ekonomi Indonesia mulai bergulir dengan baik di kuartal kedua ini.

"Ramadan 2020 dengan 2021 sudah banyak perbedaan, ada perbaikan ekonomi yang terjadi. Kalau kita lihat, transaksi penjualan Adira bulan Ramadan naik 282% dibanding tahun lalu. Ini signifikan, perekonomian mulai bergulir maju, April ini dibanding dengan Maret mengalami peningkatan 11% (mtm)," jelas Swandajani.

Per April 2021, Adira Finance menyalurkan pembiayaan baru dan bekas untuk mobil sebesar Rp 871,39 miliar, dan pembiayaan motor Rp 1 triliun. Kemudian, pembiayaan durables senilai Rp 30,97 miliar, dan fasilitas dana multiguna yang disalurkan sebesar Rp 437,7 miliar per April.

Dia menilai, sejalan dengan peningkatan yang tajam tersebut juga mengindikasikan bahwa masyarakat mulai terbiasa dengan keadaan new normal. Diharapkan aktivitas ekonomi kembali pulih dan membaik.

"Kita lihat pemberitaan di Tanah Abang itu mulai padat, indikasi ekonomi membaik, tapi seram juga karena protokol kesehatan dilupakan. Jangan sampai kita seperti India," imbuh dia.

Pihaknya juga menyebut, sebanyak 35% dari portofolio Adira Finance mendapatkan stimulus restrukturisasi dengan nilai Rp 19 triliun. Hingga saat ini, para nasabah sudah mulai membayar kewajibannya secara normal.

"Dari total nasabah yang dapat relaksasi ada 831 ribu account, dari unit motor itu 80% dan 20% mobil. Sedangkan, dari nilainya, 40% motor dan 60% mobil," tutur Swandajani.

Bisnis Syariah
Lebih lanjut, Niko mengungkapkan, selain menyalurkan pembiayaan konvensional, perseroan juga memberikan produk pembiayaan syariah yang juga mengalami peningkatan.

"Sementara itu, kami punya pembiayaan syariah di kuartal I-2021 Rp 1,1 triliun, naik dari tahun lalu. Proporsi total pembiayaan untuk mobil, motor dan non otomotif masing-masing 53%, 44%, dan 3%," jelas Niko.

Terkait dengan syariah, Adira Finance tahun ini akan memperkuat pembiayaan syariah dengan membuka kantor cabang syariah baru di Medan dan Samarinda. Sehingga, akan menambah jumlah cabang syariah dari 39 menjadi 41 yang tersebar di Indonesia. "Kami juga akan tambah channel digital di momotor.id dan momobil.id untuk pembiayaan syariah," papar dia.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN