Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Mandiri. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Bank Mandiri. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Gandeng Tokopedia-Bukalapak, Bank Mandiri Kucurkan Kredit Digital

GR, Rabu, 27 Februari 2019 | 12:33 WIB

JAKARTA- PT Bank Mandiri (Persero) memastikan akan menggandeng perusahaan situs perbelanjaan daring (e-commerce), Tokopedia dan Bukalapak, untuk mengucurkan kredit atau pinjaman dengan plafon maksimal Rp500 juta.

Direktur Bisnis Kecil dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi dalam Dies Natalis Emas ke-50 Perbanas Institute di Jakarta, Rabu, mengatakan penyaluran kredit digital itu akan dimulai pada tahun ini.

"Kami sedang kembangkan aplikasi pemograman bank dengan e-commerce. Kalau sudah jadi, kami akan rapihkan agar e-commerce bisa menjadi sarana untuk memutuskan kredit," ujar Hery.

Hery mengatakan besaran plafon kredit digital itu bisa saja ditingkatkan pada tahun depan. Hal itu bergantung dari permintaan nasabah selama satu tahun pertama kredit digital diluncurkan.

Mandiri akan memeriksa rekam jejak transaksi calon peminjam kredit itu di Tokopedia dan Bukalapak sebagai salah satu pertimbangan untuk menyetujui kredit.

"Kami akan lihat dulu hasilnya baru kemudian kita akan lihat lagi," ujar dia.

Dengan layanan ini, Hery menargetkan bisa mengerek jumlah nasabah pengguna jasa kredit. Dengan begitu, pertumbuhan kredit juga diyakini akan meningkat. Selain kredit, Bank Mandiri juga akan merilis layanan pembukaan rekening digital. Masyarakat, kata Hery, tidak perlu lagi datang langsung ke bank untuk membuka rekening.

"Verifikasi untuk pembukaan rekening ini, kami juga akan menggunakan panggilan telepon video (video call) untuk mengetahui nasabah (know your customer)," ujar Hery.

Terdapat informasi, Mandiri sebenarnya juga memiliki rencana untuk bekerja sama dengan perusahaan aplikasi percakapan Whatsapp. Namun, menurut Hery, rencana itu masih penjajakan dan kemungkinan belum terealisasi tahun ini. 

 

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA