Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Perdagangan obligasi di bursa

Perdagangan obligasi di bursa

Mandala Finance Siap Bayar Obligasi Jatuh Tempo Rp 103 Miliar

Jumat, 4 September 2020 | 17:09 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Mandala Multifinance Tbk (MFIN) menyatakan kesiapannya untuk membayar obligasi jatuh tempo senilai Rp 103 miliar. Dana untuk membayar obligasi berasal dari kas internal perseroan.

Direktur Utama Mandala Multifinance Harryjanto Lasmana mengatakan, perseroan pada 27 Agustus 2019 menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap III senilai Rp 171 miliar. Obligasi ini merupakan bagian dari Obligasi Berkelanjutan III dengan nilai total Rp 1,2 triliun. 

Sebelumnya, perseroan sudah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III Tahap I senilai Rp 450 miliar pada 2018. Kemudian, Obligasi Berkelanjutan III Tahap II diterbitkan pada 2019 dengan nilai Rp 321 miliar.

Adapun obligasi senilai Rp 171 miliar diterbitkan dalam dua seri. Seri A diterbitkan dengan nilai pokok Rp 103 miliar, tenor 370 hari dan tingkat bunga 8,75%. Sementara Seri B diterbitkan dengan nilai pokok Rp 68 miliar, tingkat bunga 10,5% dan tenor tiga tahun.

Khusus untuk Seri A, obligasinya akan jatuh tempo pada 7 September 2020. Oleh karena itu, sesuai ketentuan, perseroan harus menyiapkan dananya pada 4 September 2020.

"Dana untuk pembayaran obligasi jatuh tempo pada 7 September 2020, dananya sudah tersedia pada 4 September 2020," kata Harryjanto dalam keterangan resmi, pada Jumat, (4/9).

Harryjanto mengungkapkan, dana untuk pembayaran obligasi berasal dari kas internal perseroan. Selain keterangan tersebut, menurut Harryjanto, perseroan tidak memiliki informasi lain terkait pembayaran obligasi.

Sementara sebelumnya, dua emiten berhasil melunasi surat utangnya yang jatuh tempo. Nilai total dari pelunasan surat utang tersebut mencapai Rp 934,52 miliar.

Emiten pertama yang telah melunasi surat utang jatuh tempo adalah PT PP Properti Tbk (PPRO). Pengembang properti ini telah melunasi pembayaran surat utang jangka menengah (medium term notes/MTN) IV tahun 2017 senilai Rp 287 miliar. Surat utang ini jatuh tempo pada 28 Agustus 2020 lalu.

Direktur Keuangan PP Properti Mustarno mengatakan, pihaknya optimistis bisa melunasi setiap MTN yang jatuh tempo. "Hal ini untuk menjaga reputasi perusahaan di mata para investor," ujar dia.

Lebih lanjut, emiten lain yang juga melunasi surat utang adalah PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA). Direktur Kepatuhan dan Sekretaris Perusahaan Bank CIMB Niaga Fransiska Oei mengatakan, perseroan melunasi seluruh jumlah terutang Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I Bank CIMB Niaga Tahap II Tahun 2019 Seri A pada 31 Agustus 2020.

"Jumlah pokok yang dibayarkan adalah Rp 635 miliar dan jumlah (gross) bagi hasil sukuk sebesar Rp 12,52 miliar," terang dia.

Pembayaran surat utang ini sudah ditransfer kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 28 Agustus 2020. Kemudian, pembayaran kepada pemegang sukuk dilakukan pada 31 Agustus 2020.

Adapun sumber dana yang digunakan untuk melunasi seluruh jumlah sukuk tersebut berasal dari kas internal perseroan. Dengan pembayaran sukuk tersebut, perseroan bisa mengurangi kewajiban pada surat berharga yang diterbitkan

Editor : Komang (komang_99@yahoo.com )

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN