Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mandala Finance. Foto: Perseroan.

Mandala Finance. Foto: Perseroan.

Mandala Finance Terbitkan Sukuk Mudharabah Rp 350 Miliar

Jumat, 25 Juni 2021 | 20:05 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)


JAKARTA - PT Mandala Multifinance Tbk (Mandala Finance) mengumumkan menerbitkan sukuk mudharabah tahap I tahun 2021 senilai Rp 350 miliar. Dana hasil penawaran tersebut akan digunakan sebagai modal kerja pembiayaan syariah melalui unit usaha syariah perseroan.

Berdasarkan prospektus tambahan dan/atau perbaikan prospektus ringkas yang diterbitkan perseroan pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), pendapatan bagi hasil sukuk mudharabah yang dihitung sesuai perkalian antara nisbah pemegang sukuk mudharabah sebesar 29,17%. Adapun pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar 8,75%.

Jangka waktu sukuk mudharabah adalah 367 hari terhitung sejak tanggal emisi. Pembayaran dana sukuk mudharabah dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100% dari jumlah dana sukuk pada saat jatuh tempo yakni pada 8 Juli 2022. Penerbitan surat utang kali ini menjadi bagian dalam rangka penawaran umum berkelanjutan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I dengan target dana mencapai Rp 1,5 triliun.

"Perseroan berjanji dan mengikatkan diri akan menggunakan dana sukuk mudharabah untuk kegiatan usaha yang dapat menghasilkan pendapatan yang dibagihasilkan sekurang-kurangnya 29,66%. Pemegang sukuk mudharabah menyatakan bahwa apabila pendapatan yang dibagihasilkan melebihi 30,34%, maka pemegang sukuk mudharabah melepaskan hak (tazanul 'an al-haq) untuk memperoleh kelebihan dari pendapatan bagi hasil," demikian tulis Manajemen Mandala Finance, Jumat (25/6).

Sukuk tersebut akan dijamin dengan jaminan fidusia atas piutang lancar berupa pembiayaan konsumen kendaraan bermotor yang berbasis akad mudharabah sekurang-kurangnya 60% dari dana sukuk. Perseroan telah mendapat hasil pemeringkatan single A syariah dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo).

Sedangkan penjamin pelaksana dan penjamin emisi sukuk mudharabah adalah PT Sucor Sekuritas. Serta dijamin secara kesanggupan penuh (full commitment), dengan wali amanat yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Adapun sukuk ditawarkan pada 25-28 Juni 2021, distribusi sukuk pada 1 Juli 2021, dan pencatatan pada BEI yakni 2 Juli 2021.

Jumlah dana yang ditargetkan dalam sukuk mudharabah tahap I tahun 2021 sebenarnya lebih rendah dari rencana yang terlampir pada prospektus ringkas yang sempat diterbitkan pada awal Juni 2021. Ketika itu, sukuk mudharabah tersebut diharapkan bisa menghimpun dana sebanyak-banyaknya mencapai Rp 500 miliar, yang terdiri dari dua seri.

"Dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, seluruhnya akan dipergunakan perseroan untuk modal kerja pembiayaan syariah melalui unit usaha syariah perseroan sebagaimana yang ditentukan oleh izin yang dimiliki perseroan berdasarkan ketentuan dan perundang-undangan yang berlaku," tulis perseroan.

Dalam ikhtisar data keuangan, aset Mandala Finance sampai dengan 31 Desember 2020 mencapai Rp 4,21 triliun, liabilitas sebesar Rp 1,87 triliun, dan ekuitas sebesar Rp 2,33 triliun. Return on asset (ROA) sebesar 4,14% dan return of equity (ROE) sebesar 7,47%. Sementara financing asset ratio (FAR) tercatat di level 44,54%.

Manajemen Mandala Finance dalam prospek usahanya menyatakan, pasar pembiayaan sepeda motor bekas cukup menjanjikan dan menjadi incaran perusahaan pembiayaan. Pasar pembiayaan sepeda motor bekas menawarkan margin yang lebih tinggi bagi industri pembiayaan. Selain itu, belum banyak perusahaan pembiayaan yang bermain di ceruk pasar tersebut.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN