Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) Hafid Hadeli pada acara Zooming with Primus dengan tema Bisnis Multifinance Rebound di Beritasatu TV, Kamis (10/6). (Prisma Ardianto/Investor Daily)

Direktur Utama PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) Hafid Hadeli pada acara Zooming with Primus dengan tema Bisnis Multifinance Rebound di Beritasatu TV, Kamis (10/6). (Prisma Ardianto/Investor Daily)

Memasuki April Pembiayaan Adira Finance Pulih 80%

Jumat, 11 Juni 2021 | 09:29 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) menyatakan penyaluran pembiayaan secara bulanan di awal tahun 2021 kian membaik. Puncaknya, pembiayaan sepanjang April 2021 sudah mencatatkan rasio pemulihan mendekati 80% dibandingkan kondisi sebelum pandemi Covid-19.

Direktur Utama Adira Finance Hafid, Hadeli mengakui kinerja perseroan dan sejumlah multifinance lain dalam tren positif dan mengindikasikan pemulihan. Faktor utama pemulihan adalah penjualan kendaraan roda dua dan empat yang juga meningkat setiap bulan, sehingga pembiayaan perseroan pun ikut terkerek naik.

"Kalau melihat pada Januari 2021, dibandingkan pra Covid-19 (pembiayaan) di level 50-55%. Kemudian meningkat pada bulan-bulan selanjutnya. Bahkan pada April 2021 sudah hampir mencapai 80%. Dari situ sudah ada peningkatan penjualan," ujar Hafid pada acara Zooming with Primus dengan tema Bisnis Multifinance Rebound di Beritasatu TV, Kamis (10/6).

Dia menerangkan, April 2021 menjadi bulan yang istimewa karena menjadi saat bagi masyarakat menyambut lebaran. Seperti tahun-tahun sebelumnya, produksi pembiayaan multifinance ketika menyambut lebaran memang tercatat baik. Oleh karena itu pada Mei 2021, rasio pemulihan turun menjadi 70%.

Hafid mengatakan, kinerja pembiayaan Adira Finance seiring dengan realisasi penjualan kendaraan dari data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO). Apalagi mengingat 80% portofolio pembiayaan perusahaan adalah dari lini bisnis otomotif. Penjualan kendaraan roda empat baru secara nasional hanya tercatat sekitar 50 ribu unit pada Januari 2021. Sedangkan periode April dan Mei 2021, masing-masing mencatatkan penjualan kendaraan roda empat sekitar 80 ribu unit.

Indikasi perbaikan bagi industri multifinance tidak terjadi begitu saja. Pemerintah merespon perlambatan sektor otomotif dengan memberikan insentif Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) pada segmen kendaraan tertentu direspon positif oleh kelompok masyarakat menengah keatas yang memiliki kas lebih.

Kendati demikian, sambung dia, geliat berbaikan juga terjadi pada pembiayaan kendaraan roda dua. Tapi pemulihannya lebih lambat karena pendapatan segmen menengah kebawah yang banyak memanfaatkan kendaraannya sebagai barang usaha belum sepenuhnya pulih. "Selain pembiayaan mobil, pembiayaan motor di Adira Finance saat ini sudah mulai meningkat," imbuh dia.

Pembenahan Internal
Sementara itu, seiring upaya menjaga konsistensi perbaikan  pembiayaan, Adira Finance turut melakukan sejumlah perbaikan dan efisiensi bisnis melalui kehadiran teknologi. Misalnya saja pada persetujuan pembiayaan atau hubungan antara perusahaan dengan mitra dealer melalui kanal digital.

"Beberapa hal itu sendiri sudah banyak efisiensi yang sudah kita dapatkan. Sekarang ini kita sedang membuat efektifitas antara Adira Finance dengan konsumen. Hal itu direalisasikan dengan membuat aplikasi bernama AdiraKu dengan berbagai fungsi membantu pelanggan dimanapun dan kapanpun," terang Hafid.

Terlepas sisi pembiayaan, dia menambahkan, pihaknya terus berupaya meminta jasa penagih (debt collector) yang bertugas atas nama perusahaan untuk mengedepankan pendekatan persuasif ketika melakukan penagihan. Pihkanya berusaha dan setuju setiap penagihan unit mesti sesuai hukum yang berlaku dan tidak mengganggu ketenangan masyarakat.
 

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN