Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Industri Multifinance

Industri Multifinance

Mitra Pinasthika Finance Terbitkan Obligasi Rp 800 Miliar

Ghafur Fadillah, Senin, 26 Agustus 2019 | 11:28 WIB

PT Mitra Pinasthika Mustika Finance menerbitkan obligasi MPMFinance l Tahun 2019 sebesar Rp 800 miliar. Surat utang ini akan ditawarkan secara bertahap dengan jangka waktu tiga tahun.Seluruh dana hasil emisi  akan dipergunakan  untuk modal kerja perseroan. 

“Kami akan pakai untuk pembiayaan ritel financing, seperti pembiayaan kredit motor dan mobil,” ujar Dirketur Utama MPMFinance, Johny Kandano usai konferensi pers di Fairmont Hotel, Jakarta (23/8). 

Penerbitan obligasi tersebut, lanjut Johny, ditempuh perseroan  dalam rangka diversifikasi sumber dana  yang efektif sesuai kondisi pasar. Obligasi tersebut  dibagi dalam tiga tahap penerbitan. Obligasi seri A dengan tenor 3 tahun dan kupon sebesar 8.25%-9.5%, Seri B dengan tenor 4 tahun dan kupon sebesar 8.5%-9.5%, dan Seri C dengan tenor 5 tahun dan kupon sebesar 8.75%-9.75%. Bunga Obligasi tersebut akan dibayarkan setiap triwulan sejak diterbitkan, sesuai dengan tanggal yang ditetapkan.

Masa penawaran awal atau periode book building akan berlangsung dari  21 Agustus sampai 3 September 2019.  Sedangkan  masa penawaran umum akan diselenggarakan pada  16-17 September 2019 dan penjatahan  ditetapkan 18 September 2019.

Jadwal  pembayaran dari pihak investor dijadwalkan tanggal 19 September 2019, dan tanggal pembayaran dana emisi sekaligus distribusi Obligasi pada 20 September 2019.  Sedangkan jadwal listing di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 23 September 2019. 

Pada penawaran umum ini, perseroan memberikan mandat kepada PT CGS-CIMB Sekuritas Indonesia dan PT Indo Premier Sekuritas sebagai Penjamin Pelaksana Emisi Obligasi. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk bertindak selaku wali amanat. 

Johny menjelaskan,  industri pembiayaan  masih memiliki prospek yang baik  karena  ekonomi Indonesia  terus berkembang, terutama didukung konsumsi masyarakat dan investasi pemerintah. “Selain itu, pertumbuhan pasar otomotif di Indonesia yang masih menjanjikan sebagai salah satu pasar otomotif terbesar di ASEAN,” jelasnya.

Hingga  Juni 2019, perseroan berhasil mencatatkan pembiayan sebesar Rp3 triliun. Hingga akhir tahun 2019, total pembiayaan  perseroan diperkirakan mencapai Rp6,9 triliun.“Kami optimis bahwa kinerja perseroan terus bertumbuh, terbukti laba bersih  pada kuartal 1-2019 mencapai Rp37,0 miliar, naik 134.79%,” jelasnya.

Terbitkan MTN Rp300 Miliar

Pada awal Agustus 2019, perseroan yang juga tercatat sebagai anak usaha dari PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), telah menerbitkan surat utang jangka menengah atau medium term notes (MTN) senilai Rp 300 miliar secara bertahap, dengan jangka waktu 3 tahun.

Direktur Utama MPMFinance, Johny Kandano, mengatakan, penerbitan MTN ini   dalam rangka memenuhi kebutuhan modal kerja,  terutama untuk pembiayaan dan pengembangan bisnis perusahaan. Penerbitan MTN berlangsung dalam dua tahap,   yaitu MTN seri A senilai Rp 150 miliar diterbitkan pada tanggal 12 Juli 2019 dan seri B senilai Rp 150 miliar diterbitkan pada tanggal 9 Agustus 2019.

"MTN ini akan digunakan untuk pembiayaan dan modal kerja. Tentunya, sangat penting untuk kita melakukan diversifikasi pembiayaan," ujar Johny kepada Investor Daily. Johny menambahkan, MPMFinance menunjuk PT BNI Sekuritas untuk bertindak sebagai Arranger. Untuk kedua seri MTN tersebut, dibeli oleh investor Jepang yaitu PT Sompo Insurance Indonesia.(C02)

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN