Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Multifinance Berubah

Multifinance Berubah

OJK Minta Multifinance Berbenah

Prisma Ardianto, Rabu, 6 November 2019 | 12:37 WIB

JAKARTA - Ototritas Jasa Keuangan (OJK) minta perusahaan pembiayaan (multifinance) mulai berbenah guna meningkatkan kinerja secara moderat. Utamanya, mulai menyusun rencana bisnis berkelanjutan (sustain) dan perbaikan pada infrastruktur proses bisnis.

Kepala Departemen Pegawasan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) 2B OJK Bambang W Budiawan mengemukakan, rencana bisnis perusahaan multifinance mesti adaptif. Artinya, bisa cermat untuk memproyeksi ekonomi nasional serta mampu menyesuaikan lini bisnis dengan segmen prioritas pemerintah.

"Yang penting realistis dan adaptif. Jangan masuk ke segmen yang tidak kita kuasai secara infrastruktur. Realistis juga diikuti indikator makro. Tidak perlu agresif tapi harus tetap tumbuh positif," ungkap dia saat membuka acara Pertemuan Anggota & Apresiasi Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) di Hotel Sheraton, Gandaria City, Jakarta, Rabu (6/11).

Bambang menilai, pendekatan tersebut tentu akan berimplikasi terhadap model bisnis dari perusahaan multifinance. Kendati demikian, langkah antisipasi juga perlu disiapkan supaya rencana bisnis perusahaan bisa bertahan.

Ia menambahkan, secara internal, perusahaan multifinance masih harus melanjutkan agenda perbaikan kualitas tata kelola. Khususnya pada sektor infrastruktur manajemen resiko guna melancarkan proses bisnis. Salah satunya termasuk lebih terbuka dalam hal informasi.

"Ini yang perlu kita galakkan lagi bersama asosiasi agar lebih disiplin dan transparan. Tidak hanya kepada kita, tapi juga kepada publik. Terutama perusahaan-perusahaan terbuka (Tbk)," kata Bambang.

Secara kinerja, sambung dia, pertumbuhan piutang pembiayaan hingga kuartal III-2019 tumbuh sebesar 3,53% secara tahunan (year on year/yoy) atau mencapai Rp 451,12 triliun. Hingga akhir tahun 2019, OJK memproyeksi piutang pembiayaan bisa tumbuh sebesar 4-6% (yoy).

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Asosiasi Perusahaan Pembiayaan Indonesia (APPI) turut memberikan apresiasi kepada anggota-angota terbaiknya. Ketua umum APPI Suwandi Wiratno berharap kinerja positif tersebut bisa dijaga dan terus ditingkatkan

"Saya ucapkan selamat kepada pada pemenang, selamat juga atas pencapaiannya. Saya doakan perusahaannya terus sukses. Pertahankan, berikan kinerja terbaik di era 4.0 ini," ujar dia.

Berikut jajaran pemenang perusahaan pembiayaan terbaik 2019;

Perusahaan pembiayaan terbaik tahun 2019 kategori aset dibawah Rp 1 triliun,

Peringkat 1, Tez Capital and Finance

Peringkat 2, Mega Finance

Peringkat 3, Anugerah Buana Central Multifinance

Perusahaan pembiayaan terbaik tahun 2019 kategori aset Rp 1-5 triliun,

Peringkat 1, Mandala Multifinance

Peringkat 2, CIMB Niaga Auto Finance

Peringkat 3, Mandala Multifinance

Perusahaan pebiayaan terbaik tahun 2019 kategori aset diatas Rp 5 triliun,

Peringkat 1 BCA Finance

Peringkat 2 Federal International Finance

Peringkat 3 BFI Finance Indonesia

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA