Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
FIF Group

FIF Group

Pemulihan Pembiayaan, FIF Group Emisi Obligasi Rp 1,5 Triliun

Senin, 21 September 2020 | 21:00 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- PT Federal International Finance (FIF Group) bakal menerbitkan obligasi berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 1,5 triliun. Seiring pemulihan pembiayaan perseroan, dana tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung modal kerja pembiayaan kendaraan bermotor.

Direktur Marketing FIF Group Anthony Sastro Jopoetro menyampaikan, saat ini pembiayaan di perseroan mulai mencatatkan pemulihan akibat pandemi Covid-19. Pada Juli dan Agustus 2020 pembiayaan kendaraan roda dua masing-masing mulai beranjak menjadi sekitar 80 ribu unit. Jumlah tersebut sekitar 60-70% dari penjualan normal yang dapat mencapai 120 ribu unit.

Dia menyatakan, rata-rata pembiayaan FIF Group sebesar Rp 2 triliun sampai Rp 2,3 triliun per tahun. Perseroan perlu mendatangkan modal kerja selain dari perbankan. Untuk memenuhi kebutuhan dana sampai akhir tahun dan kebutuhan di tahun berikutnya, perseroan pun menerbitkan obligasi berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2020 sebesar Rp 1,5 triliun.

"Pemakaian dana obligasi pasti tidak hanya untuk tahun 2020 karena sekarang sudah September 2020 baru book obligasi, Oktober 2020 pembayaran obligasi. Kemudian dana terkumpul dan bisa dipakai pasti sudah masuk ke November 2020, jadi pasti pemakaian untuk tahun 2020 dan 2021," kata Anthony kepada Investor Daily, Senin (21/9).

Berdasarkan informasi ringkas dari laman Bursa Efek Indonesia (BEI), obligasi berkelanjutan IV FIF Group dengan tingkat bunga tetap menargetkan penghimpunan dana mencapai Rp 15 triliun. Pada obligasi berkelanjutan IV dengan tingkat bunga tetap Tahap I Tahun 2019, perseroan juga telah menerbitkan obligasi sebesar Rp 1,5 triliun.

Dengan nilai yang sama, obligasi berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2020 akan ditawarkan lewat dua seri. Untuk Seri A, jumlah obligasi yang ditawarkan mencapai Rp 854,558 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,25%. Seri tersebut memiliki jangka waktu selama 370 hari sejak tanggal emisi.

Sedangkan untuk Sei B, perseroan menawarkan jumlah obligasi sebesar Rp 645,442 miliar dengan tingkat bunga tetap 7,25%. Adapun seri itu ditawarkan dengan jangka waktu selama 36 bulan sejak tanggal emisi. Kedua seri tersebut bakal dibayarkan secara penuh saat jatuh tempo.

"Obligasi untuk pembiayaan tetap dipergunakan pembiayaan konsumen dan Rp 1,5 triliun dengan kupon satu tahun 6,25% habis di-book. Line bisnis FIF bukan hanya motor, tapi backbone masih di motor. Jadi pembiayaan pasti sudah diperhitungkan bisa habis terpakai," ujar Anthony.

Dalam rangka penerbitan obligasi tersebut, perseroan telah memperoleh hasil pemeringkatan atas surat utang jangka panjang idAAA (triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia atau Pefindo. Selain itu, PT Fitch Ratings Indonesia juga menyematkan peringkat idAAA (triple A) pada surat utang jangka panjang perseroan.

Bertindak sebagai penjamin pelaksana emisi obligasi yakni PT BCA Sekuritas, PT DBS Vickers Sekuritas Indonesia, PT CIMB Niaga Sekuritas, PT Indo Premier Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk. Sedangkan wali amanat ditunjuk PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

Obligasi berkelanjutan IV Tahap II Tahun 2020 itu telah efektif pada 17 Juni 2020. Perkiraan masa penawaran umum pada 1-2 Oktober 2020, dilanjutkan tanggal distribusi obligasi pada 7 Oktober 2020. Kemudian perkiraan tanggal pencatatan BEI pada 8 Oktober 2020.

Penawaran obligasi perseroan turut menyertakan laporan keuangan hingga semester I-2020. Total aset FIF Group mencapai Rp 35,28 triliun atau turun 1,19% tahun berjalan (year to date/ytd). Penurunan itu salah satunya dipengaruhi menurunnya piutang pembiayaan konsumen sebesar 4,47% (ytd) menjadi Rp 32,50 triliun.

Pada saat yang sama, total liabilitas tercatat Rp 28,00 triliun atau turun 1,64% (ytd). Dengan posisi tersebut ekuitas perseroan mampu meningkat tipis 0,58% (ytd) menjadi sebesar Rp 7,28 triliun. FIF Group mencatatkan gearing ratio 3,4 kali sampai Juni 2020 dan pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) sebesar 1,13%.

Hingga semester I-2020, FIF Group membukukan pertumbuhan penghasilan 5,63% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi sebesar Rp 5,18 triliun. Dengan total beban yang turut naik 21,73% (yoy). Alhasil, perseroan mencatatkan laba bersih sebesar Rp 917,50 miliar, turun sebesar 25,29% (yoy).


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN