Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Roosniati Salihin, Komut PT Clipan Finance Tbk

Roosniati Salihin, Komut PT Clipan Finance Tbk

Roosniati Salihin Jadi Komut Clipan Finance

Listyorini, Minggu, 28 Juni 2020 | 09:08 WIB

JAKARTA, Investor.id – Setelah pensiun dari posisi Wakil Presdir PT Bank Panin Tbk, Roosniati Salihin dipilih menjadi Komisaris Utama PT Clipan Finance Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan.

Roosniati Salihin yang telah berkarier di Bank Panin sekitar 20 tahun, pensiun pada tanggal 23 Juni 2020. Dan kini ia menduduki posisi baru sebagai Komut PT Clipan Finance Tbk (CFIN)

RUPS Tahunan dan RUPSLB memutuskan untuk mengangkat kembali semua anggota direksi. Berikut susunan direksi dan komisaris PT Clipan Finance Tbk seperti siaran pers yang dikirim akhir pekan ini.

Dewan Komisaris :

Komisaris Utama : Roosniati Salihin

Komisaris : Mu’min Ali Gunawan

Komisaris Independen : Veronika Lindawati

Komisaris Independen : Lukman Abdullah

Dewan Direksi:

Direktur Utama : Gita Puspa Kirana Darmawan

Direktur Independen : Jahja Anwar

Direktur : Engelbert Rorong Jr

Direktur : Yimmy Weddianto

B. Keputusan RUPSLB adalah sebagai berikut

Kinerja Perseroan

Dalam RUPS Tahunan CFIN juga melaporkan kinerja perseroan tahun 2019 yang mencatatkan peningkatan pendapatan sebesar 11,93% menjadi Rp 2,16 triliun dan laba bersih naik sebesar 18,50% menjadi sebesar Rp 361,60 miliar dibandingkan tahun 2018.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan baru tahun 2019 tercatat sebesar Rp 8,17 triliun dengan komposisi pembiayaan mobil baru sebesar Rp 2,77 triliun, mobil bekas Rp 5,33 triliun, serta pembiayaan alat berat dan anjak piutang sebesar Rp65,90 miliar.

Sedangkan jumlah aset perusahaan tumbuh 9,13% menjadi sebesar Rp.12.117,48 miliar. Sedangkan rasio kredit bermasalah (non performing finance/NPF) menjadi sebesar 1,07% dari tahun sebelumnya ,28%. Jumlah cadangan kerugian atas piutang bermasalah sebesar Rp 323,57 miliar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN