Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
(kiri) CEO FIF Group Margono Tanuwijaya dan (kanan) Direktur Marketing FIFGroup Antony Sastro Jopoetro, saat memaparkan kinerja bisnis perseroan pada acara GIIAS 2019 di Tangerang, Rabu (24/7). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

(kiri) CEO FIF Group Margono Tanuwijaya dan (kanan) Direktur Marketing FIFGroup Antony Sastro Jopoetro, saat memaparkan kinerja bisnis perseroan pada acara GIIAS 2019 di Tangerang, Rabu (24/7). Foto: Investor Daily/Prisma Ardianto

Semester I, FIF Group Salurkan Pemibiayaan Rp 18,5 Triliun

Kamis, 25 Juli 2019 | 15:22 WIB

TANGERANG, investor.id - PT Federal International Finance (FIF Group) telah menyalurkan pembiayaan mencapai Rp 18,5 triliun selama periode semster I-2019 atau tumbuh 7% secara year on year (yoy). Pencapaian tersebut akan berlanjut hingga akhir tahun dengan proyeksi target pembiayaan sebesar Rp 39 triliun.

CEO FIF Group Margono Tanuwijaya menjelaskan, perseroan masih optimistis dalam mencapai target pembiayaan hingga akhir tahun. Ia berharap bisnis pada semester II akan lebih baik dan dapat membantu menyumbangkan pertumbuhan setahun penuh sebesar 3% yoy.

"Tahun ini dari Januari sampai Juni, FIF Group sudah lepas kredit Rp 18,5 triliun. Tumbuh sekitar 7%. Kalau sampai akhir tahun, dan kalau semester II ini bisa tumbuh lebih baik sedikit, kita akan diangka Rp 39-41 triliun. Target tumbuh 3% yoy," ungkap dia saat ditemui di Tangerang, Rabu (24/7).

Melihat target pertumbuhan tahunan yang lebih rendah dari semster I, Margono menampik, adanya revisi target. Setidaknya perusahaan dapat mencapai target sebesar Rp 39 triliun, target ambisius hingga Rp 41 triliun dianggapnya sebagai bonus. Sementara itu, perseroan mencatat non performing financial (NPF) terjaga di kisaran 0,7%.

"NPF kita masih 0,7%. Industri masih 2,7%. Kita bagus, karena kita sudah 30 tahun punya customers base besar kita sudah paham. Kita punya ukuran-ukuran (risiko) sendiri," jelas dia.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Marketing FIF Group Antony Sastro Jopoetro memaparkan, tidak adanya koreksi pertumbuhan target merupakan suatu bentuk optimistis melihat basis konsumen perseroan yang masih besar. Saat ini, FIF Group menyebut mengusasi sepertiga atau 1,6 juta unit kendaraan motor baru dari basis konsumen Astra Group yang mencapai 4,5 juta unit. Bahkan seperempat dari pembiayaan market kendaraan motor Honda yang mencapai 6 juta.

"FIFGroup 25% kredit kita ambil. Kita perkiraan pembiayaan sampai akhir 2019 itu targetnya ada 1,6 juta unit motor baru. Yang motor bekas itu (target) sekitar 1,4 juta unit," imbuh dia.

Ia menambahkan, pada semester I-2019 telah tercatat pembiayaan kepada 678 unit kendaraan bermotor baru. Angka tersebut diproyeksi akan terus tumbuh hingga akhir tahun hingga 1,6 juta unit. Sementara, 1,4 juta unit kendaraan motor bekas juga diproyeksi akan dihimpun pembiayaannya hingga akhir tahun.

Adapun dalam konteks pendanaan, FIF Group menyatakan masih dalam kondisi yang memadai hingga akhir tahun. Hal tersebut ditengarai setelah perseroan menerbitkan obligasi senilai Rp 2 triliun. Meski demikian, pendanaan yang dihimpun dari penerbitan obligasi kemungkinan dilakukan kembali pada tahun depan.

"Belum ya (menerbitkan lagi), nanti mungkin tahun depan.Karena kita sudah punya revenue yang cukup membiayai kita," ucap Antony.

Strategi Genjot Pembiayaan

Antony mengatakan, bahwa strategi dalam menggenjot bisnis pembiayaan perseroan yaitu dengan memperbanyak jaringan bisnis. Maksudnya, yakni dengan melakukan spinoff dibeberapa cabang. Untuk tahun ini FIF Group menargetkan 15 cabang akan melakukan hal tersebut.

"Networking kita perbanyak. Sekarang kan kita tumbuh, setiap tahun kita 15 cabang yang akan kita spinoff lagi. Jadi itu bukan cabang baru, misalnya seperti Bandung dulu satu, saat ini sudah lima. Surabaya juga tadinya satu, sekarang sudah lima. Jadi cabang itu sekarang jaringannya lebih besar dan daya untuk dia covering juga baik," papar dia

Lebih lanjut, pada semester II sendiri, setiaknya 7 cabang telah merasakan spinoff. Sejumlah cabang tersebut tersebar diseluh Indonesia. Beberapa daerah tersebut diantaranya, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Medan, dan Jakarta. Nantinya beberapa daerah lain juga akan dilakukan kebijakan tersebut sesuai kualifiaksi dari perseroan.

"Nanti kita lihat area yang pertumbuhannya besar, nah itu yang nanti kesana (spinoff). Potensi juga bisa datang dari mitra, tidak tergantung dengan cabang," tambah Antony.

304 SPK Terbit di GIIAS

Sementara itu, Margono mengungkapkan, sebanyak 304 unit surat permohonan kredit (SPK) sepeda motor baru diterbitkan selama enam hari penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show(GIIAS) 2019, di Indonesia Convention Exebition (ICE), BSD City, Tangerang. Jumlah tersebut mencapai 92% dari target yang ditentukan sebanyak 330 unit.

Capaian penerbitan SPK yang signifikan tersebut, kata Margono, hanya ditorehkan selama penyelenggaraan GIIAS 2019 sejak 18-23 Juli 2019. Sebab, penyelenggaraan sebelumnya di tempat yang sama, pencapaian selama sepuluh hari hanya 237 unit SPK. Selain itu, acara juga didominasi oleh kendaraan roda empat.

"Meskipun pesertanya lebih banyak kendaraan roda empat, sebagai perusahaan pembiayaan roda dua, kami memanfaatkannya seoptimal mungkin yang kami sesuaikan dengan konsumen yang hadir di GIIAS 2019 ini," kata dia.

Untuk sisi pembiayaan, meskipun FIF Group belum disebutkan secara detail namun diperkirakan mencapai Rp 5,16 miliar. Pembiayaan tersebut disumbang 70% dari sepeda motor keluaran terbaru Honda ADV 150, dan 30% sisanya disumbangkan oleh sepeda motor Honda jenis lainnya.

Margono mengemukakan, sepanjang pagelaran GIIAS 2019 termasuk Surabaya, tercatat 364 SPK diterbitkan untuk sepeda motor baru. Jumlah tersebut masih akan terus bertambah hingga penyelenggaraan GIIAS 2019 selanjutnya di Medan.

Sampai seluruh rangkaian berakhir, FIF memasang target hingga 400 unit. Sementara itu, 5.000 SPK ditargetkan secara keseluruhan bersama dengan Astra Group. (c04)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA