Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur WOM Finance Zacharia Susantadiredja (tengah) bersama Marketing Division Head Andri Setiawan (kiri) dan Surya Lesmana (kanan) saat jumpa pers mengenai promo WOMBASTIS di Jakarta, Jumat (26/7/2019). (Investor Daily/Prisma Ardianto)

Direktur WOM Finance Zacharia Susantadiredja (tengah) bersama Marketing Division Head Andri Setiawan (kiri) dan Surya Lesmana (kanan) saat jumpa pers mengenai promo WOMBASTIS di Jakarta, Jumat (26/7/2019). (Investor Daily/Prisma Ardianto)

Semester II-2019, WOM Finance Targetkan Pembiayaan Rp 3,2 Triiiun

c04, Minggu, 28 Juli 2019 | 19:45 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Wahana Otomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) menargetkan pembiayaan semester II-2019 mencapai Rp 3,2 triliun. Angka tersebut tumbuh 10-15% dibandingkan pembiayaan paruh pertama tahun ini sebesar Rp 2,8 triliun.

Direktur WOM FInance Zacharia Susantadiredja mengatakan, penurunan suku bunga dan perbaikan kondisi ekonomi global diharapkan memdorong sektor usaha multifinance menjadi lebih baik. Hal tersebut diungkapkan setelah melihat pembiayaan yang anjlok pada semester I-2019 dibandingkan semester II-2018.

"Kami mengalami penurunan kinerja pada semester I-2019, pembiayaannya Rp 2,8 triliun atau turun dibandingkan semester II-2018 sebesar Rp 3,2 triliun. Itu turun sekitar 12%. Jadi kami harapkan pada semester II-2019 dapat meningkat lagi di kisaran Rp 3,1-3,2 triliun atau kembali tumbuh 10-15%," ungkap dia di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Zacharia menjelaskan, penurunan terjadi pada pembiayaan motor baru reguler dan multiguna. Berdasarkan komposisi, tahun lalu pembiayaan motor baru reguler sebesar 55%, dan 45% pada pembiayaan multiguna. Tahun ini, komposisi telah berbalik antara pembiayaan motor baru reguler dan multiguna masing-masing 45% dan 55%. "Komposisi yang kami mau nantinya itu 50%-50%," imbuh dia.

Di sisi lain, dalam aspek pendanaan WOM Finance pada bulan Mei lalu telah menerbitkan obligasi Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III tahap II senilai Rp 1,675 triliun. Hal tersebut untuk menopang pembiayaan pada kuartal III dan mendorong pertumbuhan bisnis. Perseroan juga akan kembali menerbitkan obligasi pada kuartal IV-2019.

"Kami juga berencana menerbitkan obligasi lagi pada kuartal IV-2019 dengan target Rp 800 miliar. Kami juga didukung oleh pendanaan dari bank. Pada semester I ini kami dapat dari BCA, Bank Hana, dan Bank DBS," papar dia.

Untuk porsi pendanaan, WOM Finance menempatkan dana 55% pada obligasi dan 45% dari kredit bank. Selain itu, pembiayaan bersama (joint financing) turut dilakukan dengan PT Bank Maybank Indonesia Tbk.

Sementara itu, Zacharia menyebutkan, rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) WOM Finance pada kisaran 3%. Rangkaian kenaikan NPF tersebut disebebkan saat bencana alam di Palu pada September 2018. Namun, perlahan portofolio terdampak mulai pulih. "Kami ada sekitar Rp 70 miliar portofolio kami di sana (Kota Palu) yang cukup berdampak. Sekarang kami lihat kondisi di Palu sudah lebih baik, sudah beroprasional secara normal," jelas dia.
 

Program Undian WOMBASTIS

Sementara itu, WOM Finance memberikan promo undian yang diberi nama WOMBASTIS. Program berupa undian bagi konsumen baru tersebut menawarkan hadiah utama, yaitu satu unit mobil serta beragam hadiah seperti 20 unit sepeda motor dan 100 keping logam mulia (masing-masing 5 gram).

Marketing Divition Head WOM Finance Andri Setiawan menyampaiakan, undian tersebut dilaksanakan mulai 1 Juli hingga 31 Desember 2019. Undian tersebut juga menjadi program dengan skala nasional dan dilaksanakan diseluruh cabang perseroan yang berjumlah 190 cabang.

"Program ini juga sebagai bentuk komitmen kami untuk selalu berinovasi dalam memberikan pengalaman serta keuntungan bagi seluruh konsumen kami," tutur dia.

Andri juga mengemukakan, konsumen perseroan punya peran penting dalam pertumbuhan bisnis. Diperkirakan dalam perogram ini, 10-15% juga akan menopang segmen pembiayaan pada semester II-2019.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN