Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
AXA Financial Indonesia. (IST)

AXA Financial Indonesia. (IST)

Tumbuh 3%, Aset AXA Financial Indonesia Capai Rp 6,36 Triliun

Kamis, 6 Mei 2021 | 22:06 WIB
Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -- PT AXA Financial Indonesia membukukan pertumbuhan aset di akhir 2020 sebesar 3% secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp 6,36 triliun. Pada saat yang sama, perseroan menghimpun premi Rp 1,30 triliun dan membayarkan klaim sebesar Rp 327,9 miliar.

Berdasarkan data AXA Financial, sepanjang 2020 premi merosot 4,80% (yoy) menjadi Rp 1,30 triliun. Premi dari asuransi kesehatan menjadi kontributor utama dengan menyumbang porsi 48% posisi itu meningkat dari porsi di tahun sebelumnya sebesar 47%.

Di samping itu, porsi asuransi jiwa tradisional juga meningkat dari 18% menjadi 23%. Sedangkan porsi asuransi unit link merosot dari 35% menjadi 29%. Adapun ditinjau dari kanal pemasarannya, di tahun 2020 jalur keagenan masih mendominasi 87% dan jalur distribusi alternatif lainnya sebesar 13%.

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav mengatakan, perusahaan tetap membukukan hasil kinerja dan neraca yang kuat di tahun 2020, kendati dihadapkan pandemi Covid-19 yang terjadi di Indonesia.

"Kinerja keuangan diperkuat dengan implementasi strategi perusahaan yang fokus pada transformasi untuk memperkuat proposisi, dukungan dan layanan bagi nasabah, tenaga pemasar, dan mitra bisnis kami. Salah satunya dengan meningkatkan layanan nasabah melalui peningkatan digitalisasi sistem operasional,” ujar Niharika, Kamis (6/5).

Dia memaparkan, pihaknya tetap berupaya untuk meningkatkan kapabilitas dan penggunaan digital sales tools agar dapat membantu produktivitas dan mengembangkan bisnis tenaga pemasar. Tercatat ada 3.354 agen baru, 22.941 pelatihan keagenan, dan 47% penggunaan AFI DNA.

Dia pun mengatakan, AXA Financial tetap menunjukkan neraca yang kuat dengan mempertahankan posisi risk based capital (RBC) sebesar 282% pada bisnis asuransi jiwa konvensional dan 10.704% untuk unit usaha syariah. Pencapaian tersebut di atas ketentuan rasio solvabilitas minimum OJK sebesar 120%.

Perseroan juga berhasil membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 71,8 miliar, termasuk hasil dari pendapatan investasi dan cadangan teknis yang kuat. Kinerja positif tersebut terutama didukung oleh keberhasilan perusahaan dalam mengelola biaya operasional yang lebih efisien dan optimal sejalan dengan adaptasi perusahaan dalam situasi pandemi Covid-19.

Untuk unit bisnis syariah, perusahaan mampu mempertahankan kestabilan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 12 miliar. Pada tahun 2020 AXA Financial Indonesia mengoptimalkan produk asuransi Syariah dengan fitur Wakaf yang sudah dicanangkan sejak 2019 dan bekerja sama dengan Badan Wakaf Indonesia (BWI) dan Kalisa IPB sebagai mitra penggerak dan penyalur wakaf.

Selanjutnya, Chief Financial Officer AXA Financial Indonesia Bukit Rahardjo mengatakan, perusahaan telah membayarkan total klaim sebesar Rp 327,9 miliar sepanjang tahun 2020. Nilai tersebut termasuk Rp 14,8 miliar terkait Covid-19 sebagai komitmen perusahaan untuk memberikan proteksi kepada nasabah terlebih di tengah situasi pandemi.

"Posisi keuangan AXA Financial Indonesia yang solid di tahun 2020 yang penuh tantangan menunjukkan ketangguhan perusahaan dalam memastikan pertumbuhan dan kemajuan perusahaan di masa depan," ujar Bukit Rahardjo.

Sementara itu, Direktur AXA Financial Indonesia Cicilia Nina menuturkan, sebagai bukti komitmen perusahaan untuk hadir sebagai mitra bagi nasabah, perusahaan juga melakukan berbagai inisiatif bagi nasabah. Misalnya memberikan manfaat lebih pada produk asuransi, memberikan kemudahan layanan terhadap nasabah, hingga menjalin kolaborasi dengan berbagai mitra kesehatan digital.

"Meskipun di masa yang penuh tantangan ini, kami tetap berupaya untuk meningkatkan kapabilitas dan penggunaan digital sales tools agar dapat membantu produktivitas dan mengembangkan bisnis tenaga pemasar. Seluruh aktivitas keagenan kami lakukan secara digital, seperti pelatihan agen, rekrutmen agen baru, serta sosialisasi produk dan layanan perusahaan,” jelas Cicilia.

AXA Financial Indonesia juga berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis seperti Good Doctor, Shell, NFRDS, Inkopdit, Gigacover, Qoala, We+ dan CekAja untuk memperluas akses bagi masyarakat dalam mendapatkan solusi perlindungan.

Selain itu, pada tahun 2020 lebih dari 60 kegiatan literasi dan inklusi keuangan yang diselenggarakan oleh perusahaan dengan keikutsertaan lebih dari 6,000 peserta sosialisasi. Para peserta menerima edukasi terkait asuransi konvensional maupun asuransi syariah.


 

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN