Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Survey Schroders Indonesia

Survey Schroders Indonesia

Pandemi Mengubah Prilaku Investasi

Sabtu, 4 September 2021 | 11:26 WIB
Parina Theodora

Jakarta-Selama hampir dua tahun pandemi mendera, terjadi perubahan dalam pola investasi masyarakat. Riset yang diselenggarakan oleh Investor Global Schroders 2021 menemukan investasi dan kesejahteraan finansial akan nantinya menjadi salah satu warisan dari pandemi. Studi tahunan ini yang melibatkan lebih dari 23.000 responden dari 32 lokasi di berbagai negara ini, juga menemukan selama pandemi tingkat kepercayaan investor justru meningkat.

Hal ini ditunjukkan dari ekspektasi investor bahwa ke depannya tingkat pengembalian atau return investasi akan meningkat. Studi ini memperlihatkan ekspektasi pengembalian tahunan rata-rata selama lima tahun ke depan diharapkan sebesar 11,3%. Angka ini meningkat dari prediksi tahun lalu yang sebesar 10,9%. Sementara di Indonesia sendiri, harapan pengembalian investasi di 2021 bisa mencapai 14,6%.

Ditegaskan oleh Presiden Direktur PT Schroders Investment Management Indonesia Michael T Tjoajadi, ekspektasi tersebut juga diperkuat dengan adanya kecenderungan naiknya suku bunga ke depan. Menurutnya, kenaikan suku bunga tersebut didorong oleh potensi kenaikan inflasi akibat daya beli yang mulai naik.

Ia juga mengatakan financial investment saat ini, menjadi sangat penting dibandingkan masa sebelumnya. “Ada perilaku yang sama di Indonesia dengan prilaku global bahwa investasi menjadi faktor penting. Mungkin dengan adanya ketidakpastian terhadap income dan pekerjaan selama pandemi,” tuturnya.

Michael melihat pandemi telah mengubah perilaku investor secara global termasuk Indonesia. Menurutnya, perubahan ini akan diadopsi masyarakat dalam mengelola keuangan dan investasinya dalam jangka panjang. “Namun, terlepas dari tantangan pandemi, kami masih positif dalam jangka panjang terhadap pasar Indonesia didukung oleh reformasi yang sedang berlangsung, valuasi yang menarik, dan kebangkitan new economy,” katanya.

Ditambahkan Specialist Perilaku Investasi Schroders Stuart Podmore, pandemi telah meningkatkan rasa ketidakpastian dan menantang kemampuan memproses risiko. “Hal ini membuat banyak yang merasa lebih cemas di luar kendali. Sentimen ini terlihat jelas dalam hasil survei kami, di mana investor semakin fokus menabung, memantau iuran pensiun, dan lebih sering memeriksa investasi mereka,” paparnya.

 

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN