Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Reksadana

Reksadana

Permintaan Tinggi, Bahana TCW Tambah Kapasitas Unit Penyertaan Bahana Likuid Plus

Senin, 15 November 2021 | 17:21 WIB
Lona Olavia

JAKARTA, Investor.id -  PT Bahana TCW Investment Management meningkatkan kapasitas unit penyertaan produk reksa dana Bahana Likuid Plus. Jumlah unit penyertaannya dinaikkan hingga tiga kali lipat menjadi 10 miliar unit dari kapasitas sebelumnya sebanyak tiga miliar unit.

Hingga kini, unit penyertaan reksa dana Bahana Likuid Plus yang telah terserap sudah mencapai 98% dari total unit yang ditawarkan. Bahana Likuid Plus, produk reksa dana pasar uang yang diluncurkan Bahana TCW pada 29 Agustus 2017 ini diklaim Direktur Bahana TCW Danica Adhitama telah mendapatkan animo tinggi dari investor. Hal ini terlihat dari kapasitas unit penyertaan reksa dana Bahana Likuid Plus hingga kini telah mencapai 98% dari total unit yang ditawarkan.

Tingginy animo masyarakat terhadap produk tersebut mendorong total dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana ini meningkat menjadi Rp 2,98 triliun. Angka ini tumbuh sebesar 148% dari raihan akhir Desember 2020 senilai Rp 1,20 triliun.

”Penambahan kapasitas ini akan dilakukan hingga tiga kali lipat menjadi 10 miliar unit dari kapasitas sebelumnya sebanyak tiga miliar unit. Hal ini dilakukan sejalan dengan tingginya animo masyarakat terhadap produk Bahana Likuid Plus seraya. Penambahan tersebut bagian dari komitmen perseroan dalam menyediakan produk dan layanan investasi yang dikelola dengan prinsip-prinsip investasi yang baik,” katanya dalam keterangan tertulis, Senin (15/11).

Bahana TCW menyebutkan bahwa investasi Bahana Likuid Plus menempatkan sebesar 100% pada instrumen pasar uang dalam negeri antara lain sertifikat deposito, deposito dan atau efek bersifat utang yang diterbitkan pemerintah Indonesia dan korporasi yang berdomisili di Indonesia dengan jangka waktu tidak lebih dari satu tahun.

Dalam penambahan kapasitas unit penyertaan Bahana Likuid Plus ini, Bahana TCW melakukan proses perubahan Kontrak Investasi Kolektif dan Prospektus Bahana Likuid Plus yang membutuhkan waktu kurang lebih 15 hari kerja. Selama proses ini berlangsung sejak 10 November 2021 hingga 1 Desember 2021, transaksi pembelian (subscription) dan pengalihan masuk (switch in) ke Bahana Likuid Plus untuk sementara akan dinonaktifkan.

Nasabah dapat kembali melakukan transaksi perkiraan pada tanggal 2 Desember 2021. “Penambahan kapasitas unit penyertaan Bahana Likuid Plus ini adalah strategi kami dalam melakukan pengelolaan investasi yang mengedepankan profitabilitas dan stabilitas dengan tata kelola yang baik. Ke depan, kami akan terus mengedepankan inovasi dalam produk dan layanan investasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia,” ungkap Danica.

Bahana TCW Investment Management merupakan anak perusahaan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Indonesia Financial Group (IFG) dan Perusahaan Manajer Investasi Global dari Los Angeles, Amerika Serikat, Trust Company of the West (TCW). Bahana TCW masuk ke peringkat dua besar industri reksa dana di Tanah Air dengan aset yang dikelola mencapai Rp 44,63 triliun per September 2021 tidak termasuk RDPT (Reksa Dana Penyertaan Terbatas) dan KPD (Kontrak Pengelolaan Dana).

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN