Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi obligasi. Foto: beritasatu.com

Ilustrasi obligasi. Foto: beritasatu.com

Reksa Dana STAR Protected XVI untuk Investor Ritel

Sabtu, 9 April 2022 | 17:52 WIB
Parina Theodora (redaksi@investor.id)

Jakarta-PT STAR Asset Management (STAR AM) kembali meluncurkan reksa dana terproteksi. Reksa dana yang bernama Reksa Dana Terproteksi STAR Protected XVI ini menawarkan imbal hasil 7,35% per tahun. Resmi meluncur pada 30 Maret 2022, reksa dana ini memiliki underlying asset berupa obligasi OKI Pulp & Paper Mills II tahun 2022. Obligasi tersebut telah mendapatkan rating idA+ dari Pefindo.

Reksa Dana STAR Protected XVI ini sangat cocok bagi investor pemula dan juga ritel. Pasalnya, reksa dana ini bisa dibeli dengan minimum investasi yang cukup terjangkau, yaitu minimal Rp 1 juta.

“Reksa Dana STAR Protected XVI ini tidak hanya dapat dibeli oleh investor institusi, namun juga dapat dengan mudah dibeli oleh investor retail melalui APERD yang merupakan mitra distributor STAR AM. APERD yang berpartisipasi untuk penjualan Reksa Dana Terproteksi STAR Protected XVI adalah Mirae Asset Sekuritas, Raiz Invest Indonesia, dan Invesnow, dengan minimal pembelian hanya Rp 1 juta saja,” jelas Head of Institutional & Intermediary Business STAR Asset Management Kemal Fajri Mohsin.

Untuk diketahui, reksa dana berjenis terproteksi ini merupakan jenis investasi yang memberikan proteksi pokok investasi investor hingga jatuh tempo, selama investor tidak melakukan penjualan kembali sebelum maturity.

Sementara itu, reksa dana ini membagikan imbal hasil setiap tiga bulan. Investor diperbolehkan melakukan penarikan satu tahun sejak tanggal emisi. Reksa dana ini diketahui akan jatuh tempo pada 30 Maret 2025.

Kemal menambahkan reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi yang dapat dipertimbangkan terutama bagi investor pemula, karena memiliki risiko relatif rendah dibandingkan instrumen investasi lainnya seperti saham. “Bayangkan, hanya dengan Rp 1 juta saja, investor sudah bisa merasakan imbal hasil 7,35% per tahun,” Tandasnya.

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN