Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kampanyekan Mudik Berkah Tanpa Utang

Kampanyekan Mudik Berkah Tanpa Utang

Tips Mudik Tenang, Tanpa Utang

Sabtu, 30 April 2022 | 16:48 WIB
Parina Theodora

Jakarta- Pemerintah mengumumkan cuti bersama untuk merayakan Idul Fitri pada 29 April-6 Mei 2022. Kondisi ini berbeda dengan Lebaran dua tahun lalu, kali ini pemerintah mengizinkan masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya. Antusiasme masyarakat untuk mudik pasca pandemi ini sebenarnya sah-sah saja, namun masyarakat disarankan tetap memperhatikan kesehatan keuangannya.

Pasalnya, sudah menjadi kebiasaan saat merayakan Idul Fitri selalu disusul pengeluaran ekstra. Memang ada Tunjangan Hari Raya dari perusahaan, namun pengeluaran ekstra yang melebihi batas kemampuan, dapat membuat terjebak dalam lilitan utang pasca mudik. Untuk menghindari jeratan utang pasca mudik, simak tips dari Dimas Ardhinugraha, Investment Specialist PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) di bawah ini.

Silaturahmi tanpa pamer

Ibadah puasa yang dilakukan dengan disiplin selama sebulan penuh seharusnya bisa melatih diri kita dalam mengendalikan hawa nafsu, termasuk naluri untuk pamer. Terkadang sebagian dari kita belum bisa mengendalikan ego yang tinggi sehingga ingin pamer kesuksesan dengan penampilan mentereng dan bagi-bagi angpao dalam jumlah besar. Akibatnya, tentu saja pengeluaran menjadi bengkak. THR habis dan daftar tagihan utang menjadi panjang.

Hindari pengeluaran berlebih di kampung halaman

Cara efektif untuk menghindari pengeluaran berlebih adalah dengan membuat daftar rencana pengeluaran, mulai dari biaya transportasi, akomodasi, konsumsi, hingga belanja oleh-oleh. Sangat disarankan untuk membuat anggaran mudik. Idealnya anggaran ini dibuat sebelum melakukan pemesanan tiket dan penginapan. Namun, jika saat ini Anda sudah selesai melakukan pemesanan, maka kontrol anggaran lainnya, seperti pada pos konsumsi, transportasi, angpao, belanja pakaian dan oleh-oleh. Terutama bagi pengguna kartu kredit, hati-hatilah dalam mengontrol pembelanjaan, jangan sampai usai mudik membawa oleh-oleh utang segunung.

Ingat kebutuhan hidup lainnya

Saat mudik, terkadang kita lupa tentang tanggung jawab lainnya yang masih harus dipenuhi. Misalnya, 1-2 bulan sesudah Lebaran akan ada beban pengeluaran untuk pendaftaran sekolah anak, perpanjang STNK kendaraan, dan lain-lain. Sebaiknya jangan habiskan THR, dan hindarilah utang.

Rencanakan keuangan untuk mudik selanjutnya

Bagi sebagian kalangan, mudik ke kampung halaman merupakan momen besar yang membutuhkan dana cukup besar. Agar mudik tahun berikutnya lebih nyaman, sisihkan sebagian penghasilan bulanan untuk persiapan mudik tahun berikutnya. Dengan jangka waktu setahun ke depan, dana yang disisihkan dapat ditempatkan di reksa dana pasar uang atau reksa dana pendapatan tetap.

 

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN