Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mandiri Manajemen Investasi melaksanakan Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset (RUPEBA) Mandiri GIAA01 pada Senin (13/6/2022).

Mandiri Manajemen Investasi melaksanakan Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset (RUPEBA) Mandiri GIAA01 pada Senin (13/6/2022).

Begini Keputusan Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset Mandiri GIAA01

Selasa, 14 Juni 2022 | 18:32 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – PT Mandiri Manajemen Investasi (Mandiri Investasi) telah melaksanakan Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset (RUPEBA) Mandiri GIAA01 pada Senin (13/6/2022). RUPEBA berlangsung kuorum, dihadiri 93,41% dari total pemegang Efek Beragun Aset Mandiri GIAA01 – Surat Berharga Hak atas Pendapatan Penjualan Tiket (KIK EBA GIAA01).

Pelaksanaan RUPEBA, dilakukan sebagai wujud komitmen Mandiri Investasi selaku manajer investasi KIK EBA GIAA01, dalam melindungi kepentingan pemegang EBA untuk memperoleh haknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku. “Mempertimbangkan bahwa KIK EBA GIAA01 bukan merupakan kreditur PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) dan Garuda Indonesia sejak awal telah melakukan pengalihan atas pendapatan penjualan tiket rute ke Jeddah dan Madinah,” jelas Mandiri Investasi dalam keterangan tertulis, Selasa (14/6/2022).

Baca juga: Mandiri Investasi Luncurkan Reksa Dana Indeks Mandiri Indeks FTSE Indonesia ESG

Agenda RUPEBA membahas proposal penyelesaian kewajiban pelunasan atas pokok investasi dan imbal hasil KIK EBA GIAA01 senilai Rp 1,23 triliun yang diajukan oleh Garuda Indonesia. Dalam proposalnya, Garuda Indonesia mengusulkan sebagai berikut:

- Jadwal pembayaran pelunasan bertahap atas pokok investasi dan imbal hasil KIK EBA GIAA01 dilakukan selama 10 tahun, yang dimulai setelah keputusan RUPEBA berlaku efektif.

- Pembayaran pertama atas pokok investasi dan imbal hasil KIK EBA GIAA01 akan dilakukan pada tahun 2024.

Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset (RUPEBA) Mandiri GIAA01.
Rapat Umum Pemegang Efek Beragun Aset (RUPEBA) Mandiri GIAA01.

Berdasarkan proposal tersebut, sebanyak 92,5% peserta RUPEBA menyepakati sejumlah keputusan sebagai berikut:

Memberikan persetujuan kepada manajer investasi untuk dapat menyepakati syarat dan ketentuan berkaitan dengan penyesuaian jadwal penyerahan pendapatan penjualan tiket dengan Garuda Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Surat Garuda tertanggal 10 Juni 2022; dan memberikan kuasa kepada manajer investasi dan bank kustodian untuk:

- Melakukan tindakan-tindakan yang diperlukan dalam rangka menyesuaikan syarat dan ketentuan berkaitan dengan penyesuaian jadwal penyerahan pendapatan penjualan tiket dengan Garuda Indonesia, termasuk menyatakan hasil kesepakatan penyesuaiannya dalam dokumen-dokumen yang relevan.

- Melakukan penyesuaian KIK EBA dan Prospektus EBA Mandiri GIAA01 sebagaimana diperlukan sehubungan dengan penyesuaian jadwal penyerahan pendapatan penjualan tiket dengan Garuda Indonesia.

Baca juga: Bidik Start-up, Mandiri Investasi Himpun Dana Investor Asing

Keputusan RUPEBA tersebut telah mempertimbangkan kemampuan Garuda Indonesia dalam melaksanakan kewajibannya. Seperti diketahui, saat ini Garuda Indonesia dalam proses penyelesaian Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) untuk menyelesaikan kewajibannya kepada para kreditur.

Mandiri Investasi selaku manajer investasi KIK EBA GIAA01, terhitung sejak Garuda Indonesia meminta penundaan pelaksanaan kewajibannya pada Juli 2021, telah berupaya optimal dalam memperjuangkan dan melindungi kepentingan pemegang KIK EBA GIAA01. “Manajemen Mandiri Investasi melakukan komunikasi dan negosiasi langsung dengan manajemen Garuda Indonesia secara intensif. Upaya negosiasi itu juga dilakukan dengan para stakeholder terkait,” sebut Mandiri Investasi.

Untuk itu, Mandiri Investasi berterima kasih kepada seluruh pihak, terutama pemegang EBA yang telah menyepakati hasil RUPEBA, sehingga pemegang KIK EBA GIAA01 bisa mendapat kepastian untuk pengembalian pokok dan imbal hasil investasinya.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN