Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi reksadana pendapatan tetap. (Foto: Pexels)

Ilustrasi investasi reksadana pendapatan tetap. (Foto: Pexels)

Reksa Dana Pendapatan Tetap Star Asset Manajemen Cetak Return Tertinggi Hingga Juli 2022

Jumat, 15 Juli 2022 | 05:24 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Infovesta Utama mencatat dari 282 reksa dana pendapatan tetap non-syariah, ada lima reksa dana yang mencetak return tertinggi hingga 8 Juli 2022. Reksa Dana Pendapatan Tetap STAR Fixed Income II (STAR Fixed Income II) berada pada peringkat pertama. Dengan return 8,61% secara year to date (YTD) dengan Net Asset Value (NAV) per unitnya tercatat sebesar Rp. 1.706,14.

Fund Manager dari PT Surya Timur Alam Raya Asset Management atau STAR Asset Management Victor Pratama menjelaskan, saat ini reksa dana pendapatan tetap STAR Fixed Income II yang berbasis mata uang Rupiah mayoritas alokasinya ada di aset obligasi korporasi, sekitar 80-90%. Salah satu kunci dari pengelolaan reksa dana pendapatan tetap ini adalah likuiditas.

“Oleh karena itu, 10-20% kami alokasikan di instrument pasar uang sehingga investor tetap bisa menarik uangnya dari investasinya secara on-time,” ungkap Victor dalam keterangan pers, Kamis (14/7/2022).

Baca juga: Pahami Hal Ini Sebelum Investasi Reksadana Pendapatan Tetap

Victor menambahkan, obligasi pada portofolio STAR Fixed Income II ini memiliki rating A- sampai AA. Bahkan sekitar 60-70% nya memiliki rating single A.

Chief Marketing Officer STAR Asset Management Hanif Mantiq mengatakan, untuk tahun 2022 STAR Asset Management menargetkan dana kelolaan (AUM) STAR Fixed Income II ini dikisaran Rp 250 miliar. Saat ini, mayoritas investor STAR Fixed Income II berasal dari investor institusi dan High Net Worth Individual (HNWI).

“Kedepannya kami juga akan terus memaksimalkan penetrasi market retail melalui partner Selling Agent (APERD),” tambahnya.

Baca juga: “OVO Investasi Reksadana” adalah Akun Telegram Palsu, Tidak Ada Kaitan dengan OVO

Hanif menjelaskan, STAR Fixed Income II sudah dapat dibeli melalui jaringan APERD-APERD besar seperti BNI Sekuritas, MNC Sekuritas, Invesnow dan Aldiracita Sekuritas Indonesia dengan mudah dan dengan pembelian (subscription) awal dan selanjutnya yang sangat terjangkau untuk investor ritel.

Lebih lanjut Hanif menjelaskan, reksa dana merupakan salah satu instrumen investasi di pasar modal yang sangat cocok bagi para investor yang memiliki keterbatasan waktu, dana, informasi dan pengetahuan investasi. Meski masih memiliki risiko, namun instrumen ini mampu mengurangi risiko investasi karena alokasi aset yang disebar pada berbagai produk investasi.

Ada berbagai pilihan produk reksa dana, salah satunya reksa dana pendapatan tetap (fixed income), yang diakui memberi return atau imbal hasil dan risiko yang lebih konservatif (lower risk-lower profit). “Bagi yang ingin berinvestasi di produk pasar modal tetapi menghindari risiko tinggi, maka reksa dana pendapatan tetap dapat menjadi salah satu alternatif pilihan yang cocok,” tutupnya.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN