Menu
Sign in
@ Contact
Search

Pilihan Investasi Atraktif di Sela Situasi yang Fluktuatif

Kamis, 29 Des 2022 | 19:55 WIB
Parina Theodora (redaksi@investor.id)

Jakarta--Belum pulihnya perekonomian pasca pandemi yang diperberat lagi oleh konflik geopolitik Rusia-Ukraina membuat ketidakpastian meningkat. Uncertainty yang tinggi ini cukup mempengaruhi keputusan investasi para investor. Dalam situasi seperti ini, investor menginginkan hasil optimal yang disertai dengan risiko investasi yang relatif lebih rendah.

Return investasi yang optimal dan lebih stabil ini bisa didapatkan melalui investasi pada instrumen obligasi, khususnya obligasi korporasi. Secara risiko, obligasi korporasi memang memiliki risiko kredit lebih tinggi dibandingkan dengan obligasi pemerintah. Namun dengan pengelolaan yang tepat dan pemilihan portofolio obligasi korporasi yang terukur, return terbaik bisa didapat.

Menurut President Director PT Trimegah Asset Management Antony Dirga, di sinilah peran manajer investasi diperlukan. Manajer investasi, menurutnya, bisa melakukan analisa emiten dan makro secara komprehensif dan menyeluruh. Melalui reksa dana yang menempatkan sebagaian besar portofolio investasinya pada instrumen obligasi, investor bisa mendapatkan potensi imbal hasil yang menarik dengan risiko lebih rendah. Investor pun, lanjutnya, mendapatkan peace of mind karena mempercayakan investasinya dikelola oleh pihak yang profesional dan berpengalaman.

“Selain itu, reksa dana ini juga berisikan berbagai macam obligasi sehingga investor bisa merasakan manfaat diversifikasi dengan modal investasi awal yang terjangkau mulai dari Rp100 ribu,” ujarnya.

Advertisement

Dalam pengelolaan, ia menyampaikan pihaknya meminimalisir risiko investasi dengan melakukan analisis mendalam secara kuantitatif dan kualitatif terhadap penerbit obligasi korporasi sebelum memasukan ke dalam portofolio reksa dana. Analisis kuantitatif mencakup analisis laporan keuangan dan rasio keuangan perusahaan, sedangkan analisis kualitatif dilakukan dengan mencari informasi ke berbagai sumber terkait perusahaan dan grup yang mendukung perusahaan tersebut.

“Kami harus sangat selektif dalam memilih obligasi perusahaan yang tidak hanya baik secara fundamental namun juga memiliki bisnis yang resilient terhadap dampak pandemi, sehingga perusahaan tersebut dapat memenuhi kewajiban-kewajibannya,” paparnya.

Saat ini, Trimegah Asset Management mengelola reksa dana pendapatan tetap bernama Trimegah Fixed Income Plan. Reksa dana yang diluncurkan sejak 23 Mei 2019 ini bertujuan mendapatkan pertumbuhan investasi optimal dengan fokus pada obligasi korporasi dengan rating minimal investment grade.

Salah satu keunggulan produk ini adalah pembagian hasil investasi sebesar 1% setiap akhir kuartal. Trimegah Fixed Income Plan ini juga menawarkan gratis perlindungan asuransi jiwa dengan syarat minimum saldo investasi Rp 10 juta, dengan maksimal perlindungan sebesar Rp 1 miliar.

“Per 29 Desember 2022, reksa dana Trimegah Fixed Income Plan berhasil membukukan performance 6,58% secara year to date dengan dana kelolaan yang mencapai lebih dari Rp 1 trilliun atau bertumbuh 80% secara year to date,” imbuhnya.

Ke depan, Antony melihat potensi return dari obligasi korporasi di tahun depan masih menarik seiring pemulihan ekonomi Indonesia pasca pandemi Covid-19. “Dengan menerapkan proses investasi yang disiplin, kami optimis untuk bisa terus menemukan obligasi korporasi dengan kualitas kredit yang baik dan berpotensi memberikan return yang maksimal,” pungkasnya.

 

 

Editor : Parina Theodora (theo_olla@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com