Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII).

Ketua Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII).

AMII: Pengelolaan Reksa Dana Sangat Transparan

Kamis, 1 April 2021 | 15:33 WIB
Herman

JAKARTA, Investor.id – Ketua Asosiasi Manajer Investasi Indonesia (AMII), Afifa menegaskan, pengelolaan dana investasi di reksa dana dilakukan secara transparan. Apalagi investasi reksa dana juga sudah didukung berbagai platform digital.

Pernyataan itu disampaikan Afifa menyusul adanya anggapan dari para investor bahwa manajer investasi (MI) kurang transparan dalam mengelola reksa dana.

“Kalau dari sisi transparansi, reksa dana sangat transparan. Tiap-tiap MI sudah menerbitkan atau menginformasikan secara terbuka mengenai top 10 produk reksa dana berikut underlying asset-nya. Dari situ, investor sudah bisa melihat. Jadi, transparansi sudah terbentuk,” kata Afifa dalam acara Zooming with Primus (ZwP) bertajuk Reksa Dana Online dan Milenial yang disiarkan langsung Beritasatu TV, Kamis (1/4/2021).

Diskusi yang dipandu Direktur Pemberitaan BeritaSatu Media Holdings (BSMH) Primus Dorimulu itu menghadirkan narasumber Direktur Strategi Investasi dan Kepala Makroekonomi PT Bahana TCW Investment Management Budi Hikmat, Direktur PT Panin Asset Management Rudiyanto, serta Co-Founder dan Director Tanamaduit Muhammad Hanif.

Menurut Afifa, jika investor ingin kontrak yang lebih spesifik, MI bakal mengarahkannya kepada instrumen lain, seperti kontrak pengelolaan dana (KPD).

“Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga cukup menjaga, sehingga kita lihat beberapa kesalahan itu langsung ditanggapi OJK, termasuk dengan membentuk proteksi untuk investor. Perkembangannya sangat baik dan bisa mendukung perkembangan reksa dana,” papar Afifa.

Untuk mengetahui ke mana saja dananya diinvestasikan, kata Afifa, para investor bisa melihatnya di fund fact sheet yang diterbitkan MI. “Masing-masing MI akan menyebutkan penempatan dana investasi di 10 besarnya. Dari situ kita tahu investasinya ke underlying asset apa saja,” tutur dia.

Afifa menjelaskan, pemanfaatan berbagai platform digital sangat mendukung transparansi industri reksa dana. “Dengan support digital, mereka (investor) bisa cek kapan saja dan di mana saja. Ini juga yang menyebabkan pertumbuhan jumlah investor reksa dana terus meningkat,” kata Afifa.

 

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN