Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROSA

Indeks harga saham gabungan di Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Investor Daily/DAVID GITA ROSA

Aurora AM Proyeksikan AUM Produk Baru pada 2020 Capai Rp 100 Miliar

Muhammad Ghafur Fadillah, Jumat, 25 Oktober 2019 | 14:36 WIB

JAKARTA-PT Aurora Asset Management (Aurora AM) resmi meluncurkan reksa dana yang dapat diperdagangkan di bursa (Exchange T raded Fund/ETF) bernama Reksa Dana Indeks Aurora ETF FTSE Indonesia ESG (XASG). Direktur Utama Aurora AM, Ferra menjelaskan reksadana yang baru diterbitkan ini memiliki akhiran ESG (Environmental, Social & Governance) yakni investasi ramah lingkungan, sosial dan tata kelola. Investor dapat membeli produk XASG di pasar sekunder dengan besaran minimal 1 lot sehingga jika harganya Rp lOO/unit, maka nilai minimal pembeliannya akan sebesar Rp 10,000,per unit, sama halnya seperti saham.

“Kami optimistis mampu menarik minat dana kelolaan bagi Aurora ETF FTSE ESG karena setelah 3 tahun Aurora AM berkiprah, dana masyarakat dalam kelolaannya telah melampaui level Rp 1,2 Triliun”, Ujarnya usai konferensi di Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (25/10).

Adapun dalam sinergi kerjasama ini, perseroan bertindak selaku Manajer Investasi produk ETF, sedangkan FTSE Russell sebagai Penyedia Indeks, dan Sinarmas sebagai Dealer Partisipan untuk produk Aurora ETF FTSE Indonesia ESG (XASG). Selain itu, Aurora AM bekerja sama dengan PT Bank Central Asia, Tbk sebagai Bank Kustodian dari produk XASG ini. Lalu pada saat peluncurannya di Bursa Efek Indonesia (BEI) Aurora AM tercatat sudah memegang dana kelolaan sementara sebesar Rp 1 Miliar.

Direktur Aurora AM, Manuel M. Maleaki mengharapkan perseroan dapat meriah dana kelolaan dari produk terbaur ini mencapai Rp 100 miliar dalam setahun kedepan. Saat ini perseroan masih memiliki satu produk ETF lagi yang akan diluncurkan. Namun, melihat kondisi tahun ini akan segera berakhir, kemungkinan produk yang masih dicari underlying asset-nya tersebut akan diluncurkan pada awal tahun depan.

“Untuk indikatif return pada tahun ini kami akan mengikuti perkembangan dari IHSG di 645 karena waktunya sudah tinggal dua bulan, untuk tahun depan kami proyeksikan dapat bertumbuh hingga 10% diantara Rp100 miliar sampai Rp200 miliar, kami mau coba dari produk ini dalam setahun ke depan maka dari itu pada awal komposisi nya akan 60-40% dari masyarakat dan retail, karena masyrakat masih perlu di sosialisasikan lebih lanjut, jadi institusi lebih diutamakan,” paparnya.

Selanjutnya Ferra mengharapkan kondisi perekonomian indonesia akan segera stabil ditengah gejolak perekonomian global yang tidak stabil dan membawa sentimen negatif yang memberatkan kinerja pasar saham dalam negeri. “Kami berharap dengan kondisi seperti itu pada tahun depan total dana kelolaan/AUM yang kami pegang bisa naik mencapai 15%—20%, atau bisa tembus Rp 2 Triliun saja sudah,” Imbuhnya.

Selain itu, ETF dengan konsep ESG ini sejalan dengan Road Map OJK tentang Keuangan Berkelanjutan bagi pembangunan keuangan dan Pasar Modal Indonesia yang berdaya tahan dan berdaya saing serta memasuki Tahap II: 2020-2024, dan juga POJK 51 Tahun 2017 dengan tujuan berinvestasinya Lembaga J asa Keuangan, Emiten dan Perusahaan Publik secara nyata sebagai wujud dukungan penerapan Keuangan Berkelanjutan yang selaras antara lingkungan hidup, sosial dan ekonomi.

Direktur Utama Sinarmas Sekuritas selaku dealer partisipan ETF mengatakan bahwa Indeks ESG ini disusun dengan tahun dasar 2015 dengan basis indeks di angka 100, serta terdiri atas 31 emiten yang lolos screening fundamental ESG, screening keuangan, dan konstituennya disesuaikan setahun sekali. 

“XASG sebagai ETF Indeks ESG dihadirkan sebagai wadah alternatif investasi ideal bagi masyarakat umum, berinvestasi dengan prospek return yang atraktif sambil tetap menjalankan prinsip ramah lingkungan hidup, lingkungan sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik, dan ini dilakukan tanpa mengorbankan kinerja investasi”, kata dia. 

Sebagai informasi PT Aurora Asset Managemen didirikan pada tahun 2016 dan telah memperoleh ijin Manajer Investasi dari OJK pada tahun 2017, serta meluncurkan produk reksa dana perdananya pada tahun yang sama. Saat ini, Aurora AM mengelola lebih dari 12 produk investasi, masing-masing berbasis instrumen pasar uang, surat utang, saham, baik konvensional, syariah, dan terstruktur (terproteksi dan ETF), dengan total dana kelolaan lebih dari Rp 1,2 triliun. Lalu FTSE Russell sendiri adalah anak perusahaan London Stock Exchange sebagai penyedia indeks independen dihadirkan sebagai bentuk mempromosikan Pasar Modal Indonesia. 

ReplyReply allForward

   

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA