Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Ilustrasi investasi. Foto: Pixabay.

Bahana TCW Luncurkan Reksa Dana Syariah Berbasis Saham AS

Rabu, 21 Juli 2021 | 15:25 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – PT Bahana TCW Investment Management (Bahana TCW), anak usaha dari Indonesia Financial Group (IFG), meluncurkan reksa dana syariah dengan berbasis saham yang tercatat di bursa Amerika Serikat (AS). Reksa dana yang merupakan hasil kerja sama dengan Bank DBS Indonesia dan Franklin Templeton Ltd ini dinamai Reksa Dana Syariah Bahana US Opportunity Sharia Equity USD.

Presiden Direktur Bahana TCW Investment Rukmi Proborini mengatakan, melalui kerja sama ini, Bahana TCW ini mengenalkan produk investasi yang lebih beragam bagi investor Tanah Air. Hal ini bertujuan untuk memenuhi permintaan pada aset-aset dengan efek perusahaan bertaraf global.

"Bahana TCW melihat tingginya minat investor Indonesia untuk membeli aset berefek saham teknologi dan kesehatan global. Untuk itu, kami membuka akses tersebut bagi para investor dengan bekerja sama dengan Franklin Templeton, salah satu perusahaan investasi global terbaik,” ungkap Presiden Direktur Bahana TCW Rukmi Proborini dalam Konferensi Pers secara Virtual, (21/7).

Dia mengatakan, produk ini merupakan produk reksa dana syariah yang benar-benar fokus pada pasar saham AS dengan konsentrasi pada sektor teknologi dan kesehatan. Produk ini juga dikelola aktif sesuai dengan prinsip-prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik (environment, social and good corporate governance/ESG).

Regional Head for Southeast Asia (ex Malaysia) Franklin Templeton Dora Seow menjelaskan, kerjasama Franklin dengan Bahana TCW mengacu pada prinsip ESG. Strategi ini secara jangka menengah dan panjang diyakini akan mengungguli indeks benchmark Russell 3000 sehingga dapat menjadi pilihan diversifikasi investasi yang bagus bagi investor Bank DBS Indonesia.

"Kesempatan ini memberikan pondasi bagi kami untuk memberikan peluang yang lebih kompetitif bagi pasar di Indonesia dan kami berkomitmen untuk terus memperluas layanan dan produk bagi pasar Indonesia,” ungkap Dora.

Head of Investment Product & Advisory PT Bank DBS Indonesia Djoko Soelistyo menjelaskan, pihaknya menambah pilihan produk investasi karena memahami kebutuhan finansial nasabah dan kondisi pasar terkini. Produk ini dapat dibeli melalui Aplikasi digibank by DBS yang menawarkan fleksibilitas investasi dan keleluasaan dalam mengembangkan portofolio. Investor dapat melakukan transaksi produk ini melalui seluruh kanal Bank DBS Indonesia.

Head of Infrastructure Business Development Clearbridge Investments Matt Bushby menjelaskan, selama Covid-19 merebak secara global, minat investasi di perusahaan teknologi global, terutama perusahaan raksasa teknologi seperti Facebook, Amazon, Apple, Netflix, Google (FAANG) meningkat pesat. Hal ini dilandasi oleh solidnya bisnis perusahaan digital dibandingkan perusahaan non digital selama pandemi Covid-19.

Produk reksa dana kerja sama Bahana TCW dan Franklin Templeton ini dipercaya memiliki imbal hasil yang lebih kompetitif, karena efek yang diperdagangkan berada di pasar saham AS. Perdagangan saham di Amerika Serikat seperti New York Stock Exchange dan Nasdaq mencatatkan imbal hasil lebih tinggi dibandingkan pasar saham negara maju lainnya, seperti Eropa, Jepang, maupun negara berkembang secara historis.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN