Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mandiri Manajemen Investasi

Mandiri Manajemen Investasi

Reksa Dana Mandiri Investasi Obligasi Nasional

Hedging dan Diversifikasi dengan Reksa Dana

Parina Theodora, Jumat, 23 Agustus 2019 | 17:41 WIB

Jakarta - Volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) yang tinggi meningkatkan risiko yang dihadapi investor. Hal ini mendorong investor memilih berinvestasi pada obligasi pemerintah Indonesia berdominasi USD. Namun, tidak semua investor bisa berinvestasi secara langsung pada obligasi pemerintah dalam USD ini, karena nilai minimum investasi yang ditetapkan dalam jumlah besar

Kondisi ini mendorong PT Mandiri Manajemen Investasi (MMI) meluncurkan produk reksa dana pendapatan tetap yang khusus berinvestasi dalam obligasi pemerintah dalam USD, namun bisa dibeli dalam denominasi rupiah dan dengan nilai investasi minumum Rp 100 ribu.

Produk yang bernama Reksa Dana Mandiri Investasi Obligasi Nasional ini telah terbit pada 30 Juli 2019. “Dengan produk ini, investor dapat meraih hasil optimal, baik di saat USD maupun harga obligasi mengalami penguatan,” ujar Direktur Utama MMI Alvin Pattisahusiwa.

Ia mengatakan, dengan begitu instrumen berbasis USD menjadi salah satu kelas aset yang dapat dijadikan instrumen lindung nilai atau hedging, serta menjadi sarana diversifikasi portofolio bagi investor.

Direktur MMI Endang Astharanti menambahkan, dana kelolaan reksa dana ini sejak diluncurkannya sudah mencapai Rp 15 miliar. “Sampai dengan akhir 2019, dana kelolaan Reksa Dana Mandiri Investasi Obligasi Nasional ditargetkan mencapai antara Rp 100-200 miliar,” ungkapnya.

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA