Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Reksa Dana

Reksa Dana

Insight Investments Berniat Terbitkan RDPT Rp 1 T

Gita Rossiana, Rabu, 4 September 2019 | 00:00 WIB

JAKARTA, Investor.id - PT Insight Investments Management berencana meluncurkan reksadana penyertaan terbatas (RDPT) pada semester II-2019. Perseroan menargetkan dana kelolaan produk tersebut mencapai Rp 1 triliun.

Chief Investment Officer Insight Investments Management Genta Wira Anjalu mengatakan, pihaknya akan menggandeng perusahaan BUMN untuk menerbitkan RDPT tersebut. Pasalnya, proyek perusahaan BUMN cenderung memiliki performa bagus, sehingga perseroan bisa mengurangi risiko dari RDPT.

"Pasar RDPT memang masih kecil dan ada beberapa yang tidak perform, sehingga investor agak alergi. Oleh karena itu, kami fokus ke proyek BUMN supaya risiko kredit bisa dikurangi," ujar dia kepada Investor Daily, belum lama ini.

Selain produk RDPT, perseroan akan meluncurkan sembilan produk lainnya tahun ini. Produk tersebut bermacam-macam jenisnya mulai dari produk reksadana pendapatan tetap, reksadana campuran dan reksadana terproteksi.

Sementara total reksa dana yang dimiliki perseroan hingga kini telah mencapai 80 produk. Genta mengungkapkan, produk tersebut mayoritas adalah reksa dana konvensional atau lebih dari 50%. Sedangkan sisanya adalah reksadana syariah.

Dari segi dana kelolaan (under asset management/AUM), perseroan menargetkan sebesar Rp 20 triliun tahun ini. Sedangkan sampai Juli 2019, perseroan sudah membukukan dana kelolaan Rp 16,5 triliun. "Apabila dilihat pencapaian saat ini, pertumbuhan kami on track dan diharapkan bisa mencapai target Rp 20 triliun dengan menjaga hubungan dengan klien dan membaca situasi," kata dia.

Sejauh ini, Genta mengungkapkan, reksadana saham memiliki performa yang paling bagus di Insight. Pertumbuhan imbal hasil reksadana saham tersebut bisa mencapai 50%. "Untuk performa kami memiliki tim analis yang melakukan riset yang bisa akses ke emiten dengan lebih baik," kata dia.

Kendati demikian, melihat kondisi saat ini, Genta menyarankan investor untuk berinvestasi di reksadana campuran dalam setahun ke depan. Pasalnya, gejolak ekonomi global saat ini berpengaruh negatif terhadap reksadana saham. "Temanya obligasi untuk setahun ke depan, karena obligasi lebih perform daripada saham," ucap dia.

Selain Insight, perusahaan lainnya yang sudah terlebih dahulu menerbitkan RDPT, yaitu PT PNM Investment Management (PNM-IM). Perseroan menawarkan RDPT berbasis sukuk yang diterbitkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III.

Sukuk tersebut adalah Sukuk Ijarah II Tahun 2019 dengan nilai total Rp 2 triliun. PTPN III telah menerbitkan sebesar Rp 1 triliun dari nilai Rp 2 triliun tersebut pada 19 Agustus 2019.

Direktur Utama PNM IM Bambang Siswaji mengungkapkan, minat investor cukup tinggi terhadap produk RDPT dengan underlying sukuk tersebut. Pasalnya, instrumen investasi syariah ini bisa dibeli oleh investor konvensional maupun investor syariah.

"Sampai hari ini sudah ada pemesanan yang masuk sebesar Rp 856 miliar, yang berikutnya akan terus masuk. Mayoritas investor yang membeli adalah investor institusi, tapi juga ada investor high net-worth individual," papar dia.

Setelah penerbitan sukuk Rp 1 triliun tersebut, Bambang mengungkapkan, PTPN akan kembali menerbitkan sukuk sebesar Rp 1 triliun pada November 2019. Sukuk ini menurut rencana akan dikemas dalam bentuk RDPT.

Adapun tahun ini, PNM IM menargetkan dana kelolaan sebesar Rp 12 triliun. Sedangkan sampai Agustus 2019, AUM perseroan tercatat Rp 9,6 triliun, meningkat dibandingkan posisi akhir Desember 2018 yang mencapai Rp 8,6 triliun. RDPT menjadi kontributor terbesar dari dana kelolaan perseroan dengan kontribusi 45%. Sedangkan sisanya dikontribusi dari reksadanaopen end.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA