Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Investasi. Foto: Rawpixel (Pixabay)

Investasi. Foto: Rawpixel (Pixabay)

Insight Investments Bidik Dana Kelolaan Tumbuh Hingga 20%

Gita Rossiana, Senin, 10 Februari 2020 | 17:13 WIB

JAKARTA, investor.id - PT Insight Investments Management menargetkan dana kelolaan (asset under management/AUM) bisa bertumbuh sekitar 15-20% tahun ini. Target tersebut disesuaikan dengan kondisi pasar sepanjang 2020.

Direktur Utama Insight Investments Management Ekiawan H Primaryanto mengungkapkan, pada tahun ini perseroan akan mengandalkan tiga jenis reksa dana untuk mencapai target AUM. "Reksa dana yang akan ditonjolkan tahun ini adalah I-Government Fund, I-Renewable Energy, Indeks Insight Sri Kehati Likuid dan ETF FTSE," jelas dia kepada Investor Daily, di Jakarta.

Sedangkan pada 2019, ada tiga jenis reksa dana yang paling berkontribusi terhadap AUM perseroan, yakni I-Government Fund, I-Retail Cash Fund dan I-Renewable Energy Fund. Ketiga jenis reksa dana ini membuat AUM perseroan bisa mencapai 95% dari target yang ditetapkan pada 2019.

Lebih lanjut, untuk mendukung perolehan AUM pada 2020, perseroan akan menggunakan metode pemasaran yang lebih mudah dan cepat. Hal ini dilakukan dengan mengembangkan sistem pemasaran digital melalui situs insights.id. "Kami juga secara aktif berinteraksi melalui media sosial dan website," kata dia.

Tahun ini, perseroan juga berencana meluncurkan beberapa produk. Adapun produk tersebut adalah reksa dana ETF, reksa dana penyertaan terbatas (RDPT), dan beberapa reksa dana terproteksi. Sebelumnya, pada 2019, perseroan juga berencana meluncurkan RDPT dengan target dana kelolaan sebesar Rp 1 triliun.

Chief Investment Officer Insight Investments Management Genta Wira Anjalu menjelaskan, pihaknya akan menggandeng perusahaan BUMN untuk menerbitkan RDPT tersebut. Pasalnya, proyek perusahaan BUMN cenderung memiliki performa bagus, sehingga perseroan bisa mengurangi risiko dari RDPT. 

Selain produk RDPT, perseroan akan meluncurkan sembilan produk lainnya pada 2019. Produk tersebut bermacam-macam jenisnya mulai dari produk reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran dan reksa dana terproteksi. 

Sementara total reksa dana yang dimiliki perseroan hingga kini telah mencapai 80 produk. Genta mengungkapkan, produk tersebut mayoritas adalah reksa dana konvensional atau lebih dari 50%. Sedangkan sisanya adalah reksa dana syariah. 

Dari segi dana kelolaan, perseroan menargetkan sebesar Rp 20 triliun pada 2019. Sedangkan sampai Juli 2019, perseroan sudah membukukan dana kelolaan Rp 16,5 triliun.

Performa Bagus

Genta mengungkapkan, sejauh ini reksa dana saham memiliki performa yang paling bagus di Insight. Pertumbuhan imbal hasil reksa dana saham tersebut bisa mencapai 50%. "Untuk performa kami memiliki tim analis yang melakukan riset yang bisa akses ke emiten dengan lebih baik," kata dia. 

Kendati demikian, Genta menyarankan investor untuk berinvestasi di reksa dana campuran dalam setahun ke depan. Pasalnya, gejolak ekonomi global pada 2019 berpengaruh negatif terhadap reksa dana saham.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA