Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi investasi. Foto: Nattanan Kanchanaprat (Pixabay)

Ilustrasi investasi. Foto: Nattanan Kanchanaprat (Pixabay)

Kinerja Reksa Dana Pendapatan Tetap Danareksa Lampaui Benchmark

Jauhari Mahardhika, Rabu, 23 Oktober 2019 | 21:20 WIB

JAKARTA, investor.id – Dalam rentang waktu tiga bulan terakhir, Bank Indonesia (BI) secara bertahap melakukan penurunan suku bunga acuan BI 7-day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 75 basis poin (bps) dari 6% menjadi 5,25%.

Kebijakan tersebut konsisten dengan prakiraan inflasi yang tetap rendah di bawah titik tengah sasaran dan imbal hasil investasi aset keuangan domestik yang tetap menarik, serta sebagai langkah pre-emptive untuk mendorong momentum pertumbuhan ekonomi domestik di tengah kondisi ekonomi global yang melambat.

Kebijakan penurunan suku bunga yang dilakukan oleh BI juga diikuti oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menurunkan suku bunga penjaminan simpanan rupiah pada bank umum sebesar 0,25% menjadi 6,50%. Pada akhirnya, kondisi tersebut tentunya akan berdampak terhadap imbal hasil yang diterima oleh nasabah.

Marsangap P. Tamba, direktur utama PT Danareksa Investment Management (DIM), mengatakan bahwa pasar obligasi tentunya mendapat 'berkah' tersendiri dari tren penurunan suku bunga yang terjadi saat ini, khususnya obligasi pemerintah.” Berdasarkan data infovesta.com per akhir September 2019, dalam kurun waktu tiga bulan, Infovesta government bond index mencatatkan kenaikan sebesar 1,79% mengalahkan kinerja dari indeks harga saham gabungan (IHSG) yang dalam periode yang sama minus 2,98%.

“Kami melihat sampai dengan akhir tahun 2019, pasar masih akan dipenuhi oleh volatilitas yang tinggi karena isu perang dagang yang belum mereda, serta kebijakan suku bunga rendah dari bank sentral guna menetralkan efek negatif dari perang dagang,” ujar Marsangap dalam keterangan resmi, Rabu (23/10).

Konsensus memperkirakan mayoritas bank sentral, seperti Amerika Serikat, Eropa, dan negara lain akan kembali melakukan satu kali penurunan suku bunga acuan pada sisa tahun 2019. Sementara, BI diperkirakan juga akan melakukan langkah serupa mengingat nilai tukar mata uang rupiah yang stabil.

“Dengan melihat kondisi sebagaimana tersebut di atas, investasi pada reksa dana pendapatan tetap merupakan instrumen investasi yang tepat. DIM memiliki dua reksa dana pendapatan tetap unggulan yang dapat menjadi pilihan bagi investor untuk melakukan investasi, yaitu Danareksa Melati Pendapatan Utama dan Danareksa Melati Premium Dollar,” tutur dia.

Danareksa Melati Pendapatan Utama merupakan reksa dana pendapatan tetap berdenominasi rupiah yang memiliki strategi berinvestasi pada obligasi pemerintah dan/atau obligasi korporasi dengan rating minimal A.

Sementara, Danareksa Melati Premium Dollar merupakan reksa dana pendapatan tetap berdenominasi dolar Amerika Serikat yang memiliki strategi berinvestasi fokus pada obligasi pemerintah berdenominasi dolar AS. Dengan pengelolaan aktif yang dilakukan yang disesuaikan dengan situasi dan kondisi ekonomi maupun kondisi pasar obligasi, Danareksa Melati Pendapatan Utama dan Danareksa Melati Premium Dollar mampu secara konsisten memberikan imbal hasil optimal bagi investor.

Berdasarkan data infovesta per 30 September 2019, Danareksa Melati Pendapatan Utama memberikan imbal hasil 1 tahun sebesar 16,71%, unggul dari tolok ukurnya Infovesta fixed income fund index (rata-rata kinerja reksa dana pendapatan tetap) yang memberikan imbal hasil sebesar 8,92%.

Di sisi lain, dalam kurun waktu yang sama, Danareksa Melati Premium Dollar membukukan kinerja 10,82%, jauh di atas benchmark-nya (rata-rata suku bunga 3 bulan bank BUMN) yang hanya membukukan kinerja 1,26%.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA