Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). Foto: IST

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI). Foto: IST

Manulife Aset Gandeng Raiz Invest Pasarkan 2 Reksa Dana Syariah

Rabu, 18 November 2020 | 16:52 WIB
Gita Rossiana (gita.rossiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (Manulife AM) menggandeng PT Raiz Invest Indonesia untuk memasarkan produk reksa dana syariah. Nantinya produk Manulife Dana Kas Syariah dan Manulife Syariah Sukuk Indonesia akan dipasarkan Raiz.

Director and Chief Legal, Risk, and Compliance Officer yang juga Kepala Unit Pengelolaan Investasi Syariah Manulife AM Justitia Tripurwasani mengatakan, reksa dana syariah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dalam lima tahun terakhir, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peningkatan dana kelolaan (asset under management/AUM) reksa dana syariah sekitar 600%, dibandingkan pertumbuhan reksa dana konvensional hanya 80% dalam periode yang sama.

"Dalam satu tahun terakhir juga, AUM reksa dana syariah meningkat 29%, dibandingkan dengan reksa dana konvensional justru turun 9,7%," ujar dia dalam acara Konferensi Virtual Penandatanganan Kerjasama Manulife AM dengan Raiz, Rabu (18/11).

Kendati bertumbuh signifikan, dana kelolaan reksa dana syariah masih tergolong rendah baru mencapai Rp 71 triliun. Nilai ini masih jauh dari reksa dana konvensional sekitar Rp 440 triliun. Padahal, sekitar 80% penduduk muslim di Indonesia menyimpan uangnya untuk investasi.

Dengan melihat peluang ini, perseroan tertarik untuk mengembangkan reksa dana syariah. Namun memang pengembangan reksa dana syariah ini terhambat oleh kurangnya literasi dan edukasi masyarakat terhadap reksa dana syariah.

Kondisi tersebut mendorong Manulife untuk memanfaatkan teknologi dalam memasarkannya, seperti kerja sama dengan Raiz untuk memungkinkan masyarakat bisa berinvestasi dengan nominal kecil, yakni melalui Rp 10 ribu melalui platform yang disediakan Raiz.

Untuk dua produk reksa dana syariah Manulife AM yang dipasarkan di Raiz bisa dibeli dengan dana minimal Rp 10 ribu. Nasabah bisa membeli reksa dana tersebut dengan memanfaatkan fitur recurring (investasi berkala) dan round-ups (pembulatan) yang terdapat di aplikasi Raiz.

Adapun produk Manulife Dana Kas Syariah merupakan reksa dana pasar uang dengan tingkat risiko yang konservatif. Secara historis, Manulife Dana Kas Syariah cocok untuk investor yang baru mulai mencoba investasi di reksa
dana, cocok bagi investor yang mencari stabilitas kinerja, dan juga cocok untuk menyimpan dana darurat yang perlu dicairkan sewaktu-waktu.

Sedangkan Manulife Syariah Sukuk Indonesia merupakan reksa dana pendapatan tetap berbasis obligasi (sukuk) dengan tingkat risiko dan potensi imbal hasil satu tingkat di atas Manulife Dana Kas Syariah. Manulife Syariah Sukuk Indonesia cocok untuk investor yang memiliki tujuan investasi yang ingin dicapai dalam tiga tahun ke atas.

Director, Interim President Director Manulife AM Afifa mengatakan, dari kerjasama dengan Raiz, pihaknya menargetkan peningkatan jumlah investor dan dana kelolaan reksa dana syariah. Sedangkan sampai September 2020, Manulife AM mencatat dana kelolaan reksa dana syariah sebesar Rp 7,5 triliun, meningkat sekitar 1.000% dari periode yang sama tahun lalu. Adapun produk reksa dana syariah yang sudah ada di Manulife mencapai 8 produk.

Lebih lanjut, CEO Raiz Fahmi Arya mengungkapkan, dengan melihat potensi pertumbuhan reksa dana syariah, Raiz tidak hanya akan memasarkan produk yang konservatif. "Ke depan kami juga akan memasarkan produk yang lebih advance, yakni reksa dana saham syariah dan produk lain yang diminati pasar," terang dia.

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN