Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Investasi. Foto: Goumbik (Pixabay)

Ilustrasi Investasi. Foto: Goumbik (Pixabay)

Manulife: Kelola THR dengan Berinvestasi di Reksa Dana Pasar Uang

Ghafur Fadillah, Jumat, 15 Mei 2020 | 11:02 WIB

JAKARTA, investor.id – Manulife Aset Manajemen Indonesia mengungkapkan, dana tunjangan hari raya (THR) pada tahun ini diharapkan menjadi prioritas untuk diinvestasikan, agar mendapatkan return yang lebih tinggi. Salah satunya, investasi pada reksa dana pasar uang yang memiliki banyak kelebihan dibanding tabungan dan deposito.

Investment Specialist Manulife Aset Manajemen Indonesia Dimas Nugroho menjelaskan, reksa dana pasar uang memiliki sejumlah kelebihan dibandingkan berinvestasi pada tabungan atau deposito. Beberapa diantaranya, karena memiliki keamanan yang tinggi karena diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan, dengan tingkat risiko yang sangat rendah, dan tanpa biaya keluar masuk (subscription/redemption).

“Produk investasi ini mudah dicairkan apabila dibutuhkan atau likuid, sangat terjangkau bahkan bisa dimulai dari Rp 10 ribu, tidak termasuk objek pajak, serta memiliki potensi imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan tabungan atau deposito,” jelas Dimas dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (14/5).

Dimas menjelaskan, Manulife memiliki salah satu instrumen investasi tepat dengan kondisi seperti ini yang bernama Manulife Dana Kas II (MDK) dengan potensi return mencapai 6,49% dalam 1 tahun (per fund fact sheet Maret 2020). “Dengan fluktuasi minimal, secara historis hasil investasi MDK terbukti mampu mengalahkan rata-rata bunga tabungan dan melawan inflasi” paparnya.

Adapun Portofolio MDK seluruhnya ditempatkan di instrumen pasar uang yang termasuk deposito perbankan dan obligasi yang jatuh tempo di bawah satu tahun. Ini merupakan alternatif pilihan menarik untuk investasi saat ini.

Selain itu Dimas melanjutkan, apabila para penerima THR memiliki pegawai agar segera menuntaskan pula kewajiban pemberian THR seperti kepada asisten rumah tangga, petugas keamanan dan kebersihan di lingkungan.

“Kemudian Di tengah wabah Covid-19, sebagian masyarakat Indonesia mengalami penurunan penghasilan atau bahkan kehilangan mata pencaharian. Maka dari itu dengan menyisihkan sebagian THR untuk membayar zakat harta dan juga zakat fitrah tentunya akan sangat bermanfaat bagi mereka,” ujarnya.

Kemudian prioritas selanjutnya dengan melunasi utang konsumtif seperti kartu kredit yang sebelumnya telah digunakan untuk mengantisipasi snowball effect dari bunga kredit, meskipun pemerintah memberikan kebijakan kelonggaran terkait kredit.

“Manfaatkan dana THR untuk mengisi pos dana darurat yang akan berguna saat mengalami musibah yang tak terduga seperti kehilangan pekerjaan, kendaraan yang rusak, dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Rekomendasi investasi ini seiring aksi Presiden Republik Indonesia Joko Widodo yang telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2020 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya 2020 kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Kepolisian, Pegawai Non-PNS, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan mengenai pemberian Tunjangan Hari Raya (THR).

Namun, nyatanya wabah Covid-19 menyebabkan suasana lebaran tahun ini akan sedikit berbeda lantaran pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menyebabkan penundaan mudik besar-besaran dan juga menurunnya aktivitas perbelanjaan yang biasanya terjadi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN