Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (dua dari kiri) bersama Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Direktur Utama KPEI Sunandar (kiri) dan Direktur Utama KSEI Urip Budhi Prasetyo (kanan) berjabat tangan bersama usai Diskusi HUT Pasar Modal dengan tema

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Hoesen (dua dari kiri) bersama Direktur Utama BEI Inarno Djajadi, Direktur Utama KPEI Sunandar (kiri) dan Direktur Utama KSEI Urip Budhi Prasetyo (kanan) berjabat tangan bersama usai Diskusi HUT Pasar Modal dengan tema " Memperluas Layanan dan Memperkuat Perlidungan Pasar Modal Untuk Semua" disela acara Media Gathering Pasar Modal 2019 di Lombok, NTB, Jumat (25/10/2019).

Oktober 2019, KSEI Catat Kenaikan Investor Reksa Dana Capai 60,20%

Mashud Toarik, Jumat, 25 Oktober 2019 | 19:05 WIB

Lombok, Investor.id - Total investor di Pasar Modal Indonesia yang terekam sebagai Single Investor Identification (SID) PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencapai 2.285.663 per Oktober 2019. Angka ini menunjukan kenaikan sebesar 41,15% dibanding periode Oktober 2018 yang tercatat sebanyak 1.619.372 SID.

Direktur Utama KSEI, Uriep Budi Prasetyo mengatakan, jumlah tadi terdiri dari investor di pasar saham yang tercatat dalam sistem C-BEST sebanyak 1.055.864. Angka ini naik 23,89% dibanding Oktober 2018 yang tercatat 852.240.

Kenaikan tertinggi terlihat dari jumlah investor reksa dana yang mencapai 60,20% dari 995.510 menjadi sebanyak 1.594.766. Selebihnya merupakan pemodal yang berinvestasi pada surat berharga negara yang tercatat sebanyak 302.301.

“Kenaikan jumlah investor di Pasar Modal didorong oleh tingginya partisipasi generasi milenial, serta kian mudahnya masyarakat mengakses pasar modal seiring perkembangan teknologi,” ujar Uriep di acara Media Gathering Pasar Modal 2019 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan dan Self Regulatory Organization (SRO) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Jumat (25/10/2019).

Dalam kesempatan itu hadir, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Hoesen serta Direksi SRO lain termasuk Direktur Utama Bursa Efek Indonesia Inarno Djajadi serta Direktur Utama PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia Sunandar.

Menanggapi perkembangan tersebut, Hoesen mengatakan pilihan masyarakat masuk ke pasar modal melalui instrumen reksa dana merupakan langkah tepat, mengingat masyarakat tidak harus meluangkan banyak waktu dalam mengurus investasinya, hal ini menuurtnya dilakukan oleh manajer investasi yang memang ahli dibidang tersebut.

Tak kalah penting OJK berupaya terus mempermudah masyarakat dalam melakukan investasi reksa dana. Setelah membuka akses melalui platform e-commerce. OJK menurutnya juga akan memberikan izin bagi platform e-wallet untuk memasarkan reksa dana.

Sejalan dengan visi tersebut, Inarno Djajadi mengatakan, peningkatan jumlah investor pasar modal merupakan salah satu sasaran utama yang terdapat dalam rencana strategis jangka panjang BEI 2016-2020.

 

 


 

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA