Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Reksa Dana

Reksa Dana

Raiz Invest Gencar Bidik Investor Pemula

Kamis, 6 Agustus 2020 | 09:37 WIB
Farid Firdaus (farid.firdaus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Agen penjual reksa dana, PT Raiz Invest Indonesia membidik sebanyak 200 ribu nasabah hingga akhir tahun ini, naik dua kali lipat dibanding posisi per Juni 2020 yang sebanyak 100 ribu nasabah. Strategi ini dilakukan dengan menyasar investor ritel baru di luar kota-kota

Presiden Direktur Raiz Invest Indonesia Fahmi Arya mengatakan, keunggulan perseroan sebagai aplikasi investasi berbasis online adalah segmen pasar mikro yakni investor pemula. Strategi perseroan adalah menjual produk reksa dana yang disesuaikan dengan profil risiko investor.

“Kami punya tiga portofolio produk yakni konservatif, moderat dan agresif. Untuk yang konservatif, kami punya reksa dana pasar uang yang underlying asset cenderung ke deposito bank,” jelas dia saat media meeting virtual, Rabu (5/8).

Sementara itu, pada level moderat, produk yang ditawarkan Raiz Invest adalah reksa dana pendapatan tetap dengan aset dasar obligasi pemerintah dan korporasi BUMN. Sedangkan pada profil risiko agrefif terdapat reksa dana saham yang mengacu kepada saham di indeks LQ45.

Dengan tiga kategori tersebut, kata Fahmi, perusahaan cenderung lebih mudah mengedukasi investornya dengan pemahaman yang lebih baik. Sebab selama ini, masih ada investor reksa dana saham yang mengeluh apabila performa reksa dananya anjlok, tanpa mengerti kinerja tersebut mengikuti laju IHSG yang terkoreksi.

Selanjutnya, Raiz Invest mempertimbangkan untuk menambah produk reksa dana syariah, khususnya dengan kelas aset pendapatan tetap dan pasar uang, Perusahaan berencana menggandeng PT Manulife Aset Manajemen Indonesia untuk berkolaborasi dalam produk baru.

“Kita bukan marketplace untuk produk investasi. Tapi kami ingin membangun ekosisitem berinvestasi yang aman dengan konteks yang mudah dicerna,” jelas Fahmi.

Sebaga informasi, Raiz Invest telah terdaftar sebagai Agen Penjual Reksa Dana (Aperd) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 10 Desember 2018. Perusahaan merupakan anak usaha dari Raiz Invest asal Australia.

Di Australia, Raiz Invest telah diluncurkan sejak Februari 2016, dan kini telah memiliki lebih dari 890.000 pengguna dan aplikasi sudah diunduh lebih dari 1,2 juta kali dengan 226.000 nasabah aktif berinvestasi setiap bulannya. Bisnis di Australia dinilai tumbuh pesat dengan produk yang beragam, termasuk investasi pada Bitcoin.  

Perusahaan pun terus melebarkan sayap ekspansinya di Asia Tenggara. Pada 23 Juli 2020, Raiz Invest telah resmi diluncurkan di Malaysia dan saat ini sudah terdapat 15.000 nasabah yang terdaftar.

Adapun, profil investor Raiz Invest di Indonesia sebesar 80% adalah kelompok usia milenial. Raiz Invest diluncurkan pada 23 Agustus 2019, yang menawarkan kesempatan berinvestasi di reksa dana secara terjangkau  mulai dari dana Rp 10 ribu.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN