Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi reksa dana pasar uang

Ilustrasi reksa dana pasar uang

Return RD Pasar Uang Menarik, Risiko Paling Rendah

Rabu, 30 Desember 2020 | 22:26 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Seiring maraknya perluasan literasi keuangan yang dilakukan berbagai kalangan, praktik investasi semakin dikenal dan dilakukan oleh para milenial. Salah satu produk investasi yang dapat dipilih milenial sebagai investor pemula adalah reksa dana (RD) pasar uang.

Ini merupakan jenis RD yang mampu memberikan tingkat pengembalian menarik dengan risiko serendah mungkin, serta tetap mempertahankan nilai modal investasi dan menjaga kestabilan likuiditas.

Menurut Chief Marketing Officer MNC Asset Management Dimas Aditia Ariadi, alokasi investasi RD pasar uang adalah 100% pada efek utang atau instrumen pasar uang yang jatuh tempo kurang dari satu tahun. "Dibandingkan dengan jenis RD lainnya, RD pasar uang memiliki risiko yang paling kecil," ujarnya di Jakarta, Selasa (29/12/2020).

Oleh sebab itu, dia menegaskan, imbal hasil yang diberikan juga lebih kecil dibandingkan dengan jenis RD lainnya. Namun, RD pasar uang tetap menarik karena kisaran indikasi imbal hasilnya 1-2% di atas bunga deposito bank. Dengan tingkat risiko yang kecil tersebut, RD ini tentunya sangat cocok untuk investor konvensional yang baru memulai investasi di pasar modal.

Dia menilai, walaupun imbal hasil yang diberikan relatif rendah, besarannya relatif stabil. "Kestabilan hasil investasi itu penting, karena mendatangkan ketenangan secara psikologis bagi investor. Investor pun nyaman," papar Dimas Aditia.

Karena imbal hasilnya yang stabil itulah, dia menuturkan, tak mengherankan RD pasar uang ini kerap digunakan para investor ritel maupun institusi sebagai alat cash management atau tempat parkir uang jangka pendek pengganti giro dan deposito. Dengan kata lain, RD ini sangat likuid.

Tak hanya likuid, Dimas mengungkapkan, RD pasar uang ini sangat fleksibel. Investor bisa berinvestasi dan menarik dananya kapan pun dan di mana pun. Apalagi, saat ini investasi RD sudah serba online dengan gadget di genggaman tangan.

Menariknya lagi, demikian Dimas, imbal hasil reksa dana pasar uang ini bisa dengan cepat dicairkan, yakni dalam kurun waktu T+1. Ini artinya, investor tak perlu lama-lama menunggu dananya cair. Hanya dalam kurun waktu T+1, dana sudah ada di rekening bank milik investor.

Dari banyak RD pasar uang yang saat ini ada, salah yang menarik adalah MNC Dana Lancar dari MNC Asset Management. "Nasabah dapat menikmati MNC Dana Lancar melalui aplikasi MNC Duit yang dapat diunduh melalui google play secara gratis," kata Dimas Aditia.

Adapun keuntungan dari RD ini, kata dia, adalah indikasi imbal hasil yang optimal dibandingkan dengan tabungan konvensional dan deposito. Kemudian imbal hasil dari RD bukan merupakan objek pajak, serta investasi RD pasar uang bebas biaya administrasi bulanan.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN