Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Gora Kunjana

Bursa Efek Indonesia. Foto ilustrasi: Gora Kunjana

ANTISIPASI PENURUNAN SUKU BUNGA

Return Reksa Dana Pendapatan Berpotensi Naik

Gita Rossiana, Kamis, 27 Juni 2019 | 09:10 WIB

Jakarta - Tingka pengembalian (return) investasi reksa dana pendapatan tetap berpotensi meningkat hingga akhir tahun, seiring dengan ekspektasi penuruan tingkat suku bunga acuan BI 7 days reverse repo rate tahun ini.

Chief of Product Development and Head of Sharia Unit Eastspring Investments Indonesia Rian Wisnu Murti mengatakan, penurunan suku bunga acuan bisa berimbas positif terhadap reksa dana pendapatan tetap. Hal ini mendorong perseroan untuk mencoba menangkap peluang tersebut.

"Kami coba analisa permintaan pasar terhadap reksa dana pendapatan tetap seiring dengan adanya desakan sejumlah pihak, termasuk pengusaha dan perbankan, agar suku bunga acuan perbankan diturunkan. Penurunan suku bunga acuan ini tentu berpengaruh positif terhadap investasi di reksa dana pendapatan tetap,” kata dia di Jakarta, Rabu (25/6).

Sejauh ini, menurut dia, reksa dana pendapatan tetap menjadi salah satu kontributor terbesar dana kelolaan Eastspring. Hingga Desember 2018, perseroan membukukan dana kelolaan Rp 86,27 triliun dengan porsi reksa dana saham sebesar 60%, sebanyak 30% disumbangkan reksa dana pendapatan tetap, dan 10% di reksa dana pasar uang.

Tahun ini, perseroan berencana meluncurkan tiga produk baru, yakni dua reksadana terproteksi dan satu reksadana syariah.

Sementara itu, Direktur PT Panin Asset Management Rudiyanto mengungkapkan, reksa dana pendapatan tetap sampai Juni 2019 memang membukukan return yang positif. Hal ini tentunya akan terus meningkat, apabila suku bunga acuan BI jadi diturunkan.

Sampai 25 Juni 2019, dia menjelaskan, return reksa dana pendapatan tetap Panin Asset Management mencapai 5%. Return ini lebih tinggi dibandingkan reksa dana saham mencapai -2,20%, reksa dana campuran 3,25%, dan reksadana pasar uang 2,54%. "Dengan masuknya tren penurunan bunga, return reksadana pendapatan tetap untuk full year 2019 bisa antara 8-12% sehingga masih ada potensi kenaikan 3-7% lagi,"kata dia.

Dengan melihat peluang ini, perseroan berencana meluncurkan satu reksa dana pendapatan tetap. "Kami sedang dalam proses pengajuan ke OJK untuk satu reksa dana pendapatan tetap,"ungkap dia.

Meski peluang peningkatan return reksa dana pendapatan tetap terbuka lebar, dia menjelaskan, reksa dana saham dan campuran juga diperkirakan tetap memiliki peluang besar juga. "Diharapkan kalau harga saham juga naik di semester II-2019 ini, maka yang campuran dan saham bisa menyusul,"terang dia.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Minna Padi Aset Manajemen Djajadi menjelaskan, performa reksa dana pendapatan tetap di Minna Padi menunjukkan perbaikan, seiring dengan kenaikan harga surat utang dan penurunan suku bunga. Hal ini bisa dilihat dari return reksadana pendapatan tetap Minna Padi yang mencapai 4,84% pada akhir Mei 2019, lebih tinggi dari indeks reksadana pendapatan tetap yang sebesar 2,75%.

"Return-nya juga lebih tinggi dari reksadana saham dan sedikit lebih rendah dari reksadana campuran, "ungkap dia.

Dengan momentum ini, perseroan berharap bisa mendorong pertumbuhan aset reksadana pendapatan tetap. Sejauh ini, nilai aset bersih reksadana pendapatan yang dikelola Minna Padi mencapai Rp165 miliar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN