Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
SMF. Foto: dok. SMF

SMF. Foto: dok. SMF

SMF Gandeng BTN Terbitkan EBA Rp 1,71 Triliun

Gita Rossiana, Senin, 25 November 2019 | 17:38 WIB

JAKARTA, Investor.id –  PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF bekerjasama dengan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) akan menerbitkan Efek Beragun Aset Surat Partisipasi (EBA-SP) sebesar Rp 1,71 triliun. 

Berdasarkan informasi dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), EBA-SMF BTN05 ini akan diterbitkan dalam dua kelas. Kelas A diterbitkan dengan nilai pokok Rp 574 miliar dan tingkat bunga 8,5%. EBA ini akan jatuh tempo pada 7 Mei 2032.

Selanjutnya, EBA kelas B akan diterbitkan dengan nilai pokok Ep 1,14 triliun. EBA ini memiliki tingkat bunga 8,75% dan akan jatuh tempo pada 7 Mei 2032.

Perseroan mendapatkan pernyataan efektif EBA pada 21 November 2019. Kemudian masa penawaran akan dilakukan pada 25 November 2019 dan pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 28 November 2019.

Gedung SMF. Foto: dok. SMF
Gedung SMF. Foto: dok. SMF

Dalam penawaran EBA ini, SMF menggandeng PT BCA Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT CIMB Sekuritas Indonesia, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai agen penjual. Sementara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) bertindak sebagai wali amanat dan bank kustodian.

Sementara itu, SMF sebelumnya menerbitkan surat berharga komersial (SBK) senilai Rp 120 miliar. SBK ini diterbitkan dengan tingkat diskonto 7%.

SBK ini didistribusikan secara elektronik pada 21 November 2019. Kemudian, SBK ini akan jatuh tempo pada 21 November 2020 atau memiliki tenor satu tahun.

"Dalam penerbitan SBK ini, SMF menunjuk joint lead arrangers PT BNI Sekuritas dan PT Danareksa Sekuritas," ungkap manajemen.

Lebih lanjut, selain melalui SBK dan EBA, SMF juga menerbitkan obligasi sebagai sumber pendanaan. Sebelumnya, perseroan menerbitkan obligasi Rp 2,5 triliun yang merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) V dengan nilai total Rp 19 triliun.

Obligasi ini ditawarkan dengan kesanggupan penuh (full commitment) senilai Rp 1,28 triliun. Obligasi full commitment ditawarkan dalam dua seri, yakni Seri A dengan nilai Rp 771,5 miliar dengan tingkat bunga 7,8% dan tenor tiga tahun. 

Sementara seri B ditawarkan dengan nilai Rp 517 miliar dengan tingkat bunga 8,1% dan tenor lima tahun. Sedangkan sisa obligasi lainnya, yakni Rp 1,24 triliun diterbitkan dengan kesanggupan terbaik (best effort).

Dana dari obligasi ini digunakan untuk menggantikan sebagian dana ekuitas yang telah disalurkan sebagai pinjaman kepada penyalur kredit pemilikan rumah (KPR). Per 30 Juni 2019, dana ekuitas yang disalurkan sebagai pinjaman mencapai Rp 4,98 triliun.

Direktur Sekuritisasi dan Pembiayaan SMF Heliantopo mengatakan, perseroan bakal menerbitkan obligasi sebanyak dua kali lagi pada semester dua tahun ini. Adapun nilai total dari dua kali penerbitan obligasi tersebut sekitar Rp5 triliun.

Pada semester I-2019, SMF telah menerbitkan tahap I dari PUB V senilai Rp 2 triliun. Dari penerbitan tersebut, perseroan masih memiliki plafon sebesar Rp17 triliun. Oleh karena itu, pada semester kedua ini, perseroan akan menerbitkan obligasi dua kali. "Nilainya tergantung pasar, kalau secara rata-rata, semester dua ini sekitar Rp 4-5 triliun," ujar dia.

Namun nilai penerbitan obligasi tersebut bisa berubah tergantung kondisi pasar. "Kalau market bagus, kami ambil banyak. Kalau market jelek, nanti dulu, nanti menyalurkannya susah," kata dia.

Penerbitan obligasi, menurut Heliantopo memang menjadi bisnis perseroan. Pada semester I-2019, perseroan sudah menghimpun pendanaan sebesar Rp 6,96 triliun. Sebanyak Rp 6,36 triliun diantara pendanaan tersebut berasal dari penerbitan obligasi.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA