Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Syailendra Capital resmi mencatatkan Reksa Dana Indeks Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index dengan kode XSMU, Selasa (5/5). Foto: IST.

Syailendra Capital resmi mencatatkan Reksa Dana Indeks Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index dengan kode XSMU, Selasa (5/5). Foto: IST.

Syailendra Capital Catatkan Reksa Dana Berbasis ESG

Nabil Al Faruq, Selasa, 5 Mei 2020 | 11:05 WIB

JAKARTA, investor.id – PT Syailendra Capital resmi mencatatkan Reksa Dana Indeks Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index dengan kode XSMU. Reksa Dana Indeks ini menjadi yang ke-4 tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun ini dan menjadi yang ke-42 dari total yang tercatat. 

Direktur Utama Syailendra Capital Fajar Rachman Hidajat mengatakan, produk investasi ini adalah reksa dana indeks yang berisi saham-saham perusahaan dengan basis Environment, Social, and Good governance (ESG). Pemeringkatan yang terpilih mengacu pada indeks MSCI Indonesia ESG Universal. 

“Kami optimistis reksa dana ini dapat menjadi alternatif investasi yang menarik, pasalnya investasi berbasis ESG diminati karena memiliki manajemen risiko yang baik, sehingga menghasilkan valuasi yang bersaing dengan struktur keuangan yang sehat,” kata Fajar di sela pencatatan Reksa Dana Indeks Syailendra ETF MSCI Indonesia ESG Universal Index di BEI, Jakarta, Selasa (5/5).

Fajar menjelaskan bahwa tren investasi berbasis ESG secara global terus meningkat. Sejak 2012, total dana kelolaan dengan basis ini telah meningkat sebesar 138% atau menjadi US$ 13 triliun. Apabila mengacu pada historis, total dana kelolaan global untuk ESG fund bisa mencapai US$ 41 triliun tahun ini.

Dalam peluncuran produk reksa dana ini, pihaknya menggunakan indeks acuan dari MSCI. Pihaknya menilai, MSCI sampai saat ini memiliki lebih dari 220 dedicated staff untuk ESG secara global dengan lebih dari 230 underlying data points yang terstandarisasi. “Indeks yang dipilih adalah MSCI Indonesia ESG Universal Index yang berisi 26 saham dari 10 sektor, sehingga secara keseluruhan cukup terdiversifikasi,” pungkas dia.

Sebagai informasi, dipilihnya reksa dana indek ETF ini karena berdasarkan data, hanya 31,83% dari reksa dana saham Indonesia yang berhasil mengungguli IHSG pada 2019. Menurut Fajar, tren ini telah muncul sejak 2010, dimana reksa dana yang dikelola secara aktif ternyata mengalami performa yang underperform jika dibandingkan dengan IHSG.

Sedangkan dari sisi global, ETF saat ini tengah diminati karena terjadi peningkatan sebesar 35,39% secara rata-rata, terhitung dari Desember 2014 - 2019. Reksa dana ETF dinilai memiliki beberapa keuntungan, yakni harga yang transparan, sehingga menjadi tradeable tanpa harus diperjualbelikan, dan investor tidak perlu menunggu NAB hari berikutnya untuk memutuskan penjualan. 

Dalam peluncuran produk reksa dana ini, Syailendra Capital menunjuk PT Mandiri Sekuritas sebagai dealer partisipan dan yang menjadi bank kustodian adalah Deutsche Bank AG cabang Jakarta.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN