Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

BTN Tunggu Aset UUS Rp 20 Triliun untuk Spin Off

Minggu, 18 Oktober 2015 | 10:02 WIB
ah

JAKARTA – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menyatakan, akan memisahkan unit usaha syariah (UUS) menjadi bank umum syariah (BUS) setelah UUS tersebut memiliki aset di atas Rp 20 triliun. Hingga semester pertama tahun ini, total aset UUS BTN (BTN Syariah) sekitar Rp 11,83 triliun.

 

Direktur Utama BTN Maryono menuturkan, pihaknya belum memasang target untuk memisahkan BTN Syariah menjadi BUS. Perseroan masih berkonsentrasi untuk meningkatkan infrastruktur dana manajemen risiko di BTN Syariah.

 

"Unit syariah akan kami take off tapi kami jaga di dalamnya, bagaimana risk management, SDM (sumber daya manusia), TI (teknologi informasi), dan kompetensinya. Kemungkinan baru akan kami spin off ketika asetnya sudah di atas Rp 20 triliun, mungkin 1-2 tahun lagi," ujar dia di Jakarta, Jumat (16/10).

 

Maryono berharap setelah spin off, BTN Syariah diharapkan tetap dapat melakukan leveraging kepada induk usaha. Dengan dapat melakukan leveraging, menurut dia, BTN Syariah dapat lebih efisien dalam menjalankan bisnis.

 

"Kalau memang aturan regulator membolehkan, maka BTN Syariah bisa menggunakan infrastruktur BTN, karena itu efisien," ungkap dia.

 

Menurut dia, BTN juga akan meningkatkan kompetensi BTN Syariah dalam memberikan pembiayaan. BTN Syariah memiliki pengalaman dalam pembiayaan rumah yang sifatnya massal.

 

"Ini yang kami gunakan dan kenyataannya hasilnya bagus. Bisnis syariah punya potensi yang luar biasa," tambah dia. (nti)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN