Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Pemberitahuan Kapasitas Parkir Rest Area

Sabtu, 3 Juni 2017 | 10:46 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Masalah transportasi mudik Lebaran memang menarik untuk diperbincangkan saat ini. Terutama bagi kami yang memang acap melakukan ‘ritual’ mudik Lebaran. Pada mudik Lebaran tahun-tahun sebelumnya, kami kesulitan mendapatkan tempat istirahat.

 

Acap kali ketika masuk rest area, tidak dapat tempat untuk parkir. Waktu malah terbuang percuma karena begitu masuk, untuk keluar pun sulit.

 

Maka, ada baiknya dan sekaligus kami mengimbau agar para pengelola SPBU di sejumlah ruas tol yang menjadikan lahannya sebagai rest area (tempat istirahat) untuk menerapkan sistem pemberitahuan kapasitas tempat parkir. Hal itu akan mempermudah kami, para pengendara, yang hendak parkir di rest area, terutama ketika musim mudik nanti.

 

Jadi, kami mengimbau kepada pengelola rest area supaya memberlakukan sistem informasi mengenai jumlah kapasitas parkirnya. Tentu ini bila dilakukan akan sangat membantu masyarakat.

 

Informasi ini akan mengurangi potensi penumpukan kendaraan di rest area. Penumpukan kendaraan yang sering terjadi di rest area pada musim mudik Lebaran, biasanya dikarenakan minimnya pemberitahuan mengenai kapasitas rest area tersebut.

 

Dengan adanya sistem pemberitahuan kapasitas kendaraan yang diparkir, tidak akan terjadi penumpukan di rest area dan lebih nyaman bagi para pemudik.

 

Pengelola rest area harus memberikan informasi yang akurat mengenai jumlah kapasitas parkir kendaraan, agar tidak terjadi antrean seperti tahun sebelumnya.

 

Misalkan, kapasitas parkir kendaraan di rest area sebanyak 1.000 unit kendaraan, nanti di pintu masuk rest area harus sudah terpampang penjelasan kendaraan yang masih bisa ditampung. Jika sudah penuh pun diinfokan, area parkir sudah penuh. Informasi apakah rest area sudah penuh atau masih tersisa, sangat membantu para pemudik untuk mengetahui informasi yang akurat.

 

Beda jika masih menggunakan sistem buka tutup, yang akan memakan waktu para pemudik. Dengan lebih teraturnya kondisi rest area, kerawanan kriminalitas seperti pencopetan dan keributan lainnya juga bisa dihindarkan.

 

Lazuardy A

Depok

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN