Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Mendagri: Pemuda Berperan Atasi Ketimpangan Sosial

Rabu, 25 Oktober 2017 | 13:56 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

CIANJUR- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan, mahasiswa dan pemuda memiliki peran penting dalam mengatasi ketimpangan sosial di masyarakat.

"Ketimpangan sosial menjadi salah satu tantangan bangsa saat ini. Saya kira pemuda dan mahasiswa mempunyai bagian dan harus berperan, dimana sejak awal punya komitmen yang sama dan bernegara," kata Mendagri saat membuka Jambore Kebangsaan dan Wirausaha yang dihadiri ribuan peserta dari 15 organisasi mahasiswa dan pemuda di Bumi Perkemahan Mandalawangi, Cibodas, Cianjur, Jawa Barat, Rabu.

Menurut Tjahjo, ketimpangan sosisal ini harus dicermati melalui kegiatan kebangsaan teman-teman daerah. Agama dan adat masih banyak permasalahan yang menyangkut ketimpangan sosial.

"Dulu tiga jargon, yakni sandang, pangan, dan papan. Mungkin sandang sudah jelas. Tapi papan ini belum dipunyai oleh sebagian rakyat indonesia, yaitu rumah. Yang ketiga yaitu pangan, garam saja masih impor ini tantangan kita bersama," katanya.

Agar tiga hal ini bisa terwujud dengan baik, kata Tjahjo, peran mahasiswa dan elemen masyarakat yang lain harus bisa bergerak untuk mewujudkan hal itu.

Tjahjo pun mengapresiasi acara Jambore yang berlangsung dengan baik ini.

"Pemerintah melihat dengan cermat Jambore telah menemukan inti makna strategi untuk menyatukan elemen di semua bidang. Sehingga lahir geliat ekonomi baru yang jadi modal terhadap kondisi Indonesia saat ini," tuturnya.

Ia pun menambahkan, untuk mencapai ekonomi yang mandiri dan pada kejayaan sebagai motor penggeraknya, maka Jambore pemuda dan mahasiswa sangat baik.

"Ini patut kami respon bahwa niat tulus pemuda dan mahasiswa dengan gotong royong membangun bangsa," ucap Tjahjo seraya berharap kegiatan itu bisa rutin dilakukan setiap tahun.

Organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan yang ikut terlibat, yaitu PB HMI, PP KAMMI, PP HIMA PERSISI, PP GMKI, PP PMKRI, PB PMII, PP KMHDI, Presidium GMNI, PP GPII, Presidum Hikmahbudhi, PP HIMMAH Al-Washliyah, PB SEMMI, PB Pemuda Muslimin, PP IPTI,11 dan PP GEMA Mathla’ul Anwar.

Sejumlah menteri dan pejabat lembaga negara dikabarkan turut hadir dan menjadi pemateri, diantaranya Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua MPR Zulkifli Hasan, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri ESDM Ignatius Johan dan lainnya.

"Para tokoh Cipayung seperti Bursah Zanubi, Muhammad Yamin, Theo L Sambuaga, H Azis Syamsuddin dan lainnya juga akan hadir," jelas Ketua Panitia Jambore Kebangsaan dan Wirausaha, Agus Harta.

Agus mengatakan, para peserta juga akan mengikuti seminar terkait kewirausahaan nasional. Dan untuk memberikan inspirasi isu kebangsaan wirausahaan.

Menurut Agus, peserta juga dapat berbagi cara sukses dalam membangun bisnis, jaringan bisnis, bantuan modal melalui perlombaan, jaringan.

"Ini untuk mempersiapkan para mahasiswa dan pemuda agar siap dalam menghadapi persaingan global," kata Agus. (ant/gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN