Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

JRPP Tagih Janji OK-OTrip Rp 5000 Anies-Sandi

Jumat, 24 November 2017 | 11:59 WIB
Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

JAKARTA- Jakarta Research and Public Policy (JRPP) mengadakan diskusi transportasi Jumat (24/11) mengenai kesiapan Pemprov DKI Jakarta dalam melaksanakan Program OK-OTrip Rp 5000.

“Kami selalu mendorong program Anies-Sandi yang menyentuh sebagian besar warga Jakarta agar segera direalisasikan, seperti Program OK-OTrip 5000 rupiah ini. Diskusi transportasi ini, kami adakan dalam rangka itu, tepatnya menagih janji OK-OTrip 5000 rupiah kemana saja,” ujar Direktur Eksekutif JRPP, Muhamad Alipudin di Jakarta, Kamis (23/11).


Diskusi akan digelar di Jakarta Creative Hub, Jl. Kb. Melati 5 No. 20, Lt. 1 Class Room B, Kb. Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pukul 13.00 hingga 16.00 WIB.

Ia menjelaskan program populis ini harus benar menjadi kenyataan. “Warga Jakarta berharap pengeluaran biaya transportasi berkurang, sehingga alokasi dari penghasilannya digunakan untuk kebutuhan lainnya. Warga Jakarta butuh sistem transportasi yang murah dan nyaman,” ungkap Alipudin.

Ia menambahkan program populis ini juga perlu kesiapan yang matang. “Jangan sampai warga Jakarta dibuai janji bisa kemana saja dengan moda transportasi apa saja sampai ke tujuan, hanya dengan membayar 5000 rupiah. Tapi pihak-pihak pelaksana dibawahnya pada bingung,” tegas dia.

Alipudin menyebutkan pihak-pihak pelaksana di bawah Pemprov DKI Jakarta dalam hal ini Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, yaitu PT. Transjakarta, PT. MRT Jakarta, dan PT. Jakpro.

“Ke depan program OK-OTrip 5000 rupiah ini kan harus diintegrasikan dengan MRT dan LRT. Jadi MRT Jakarta jangan lari, harus disiapkan”, pungkas Alipudin.

Adapun diskusi transportasi JRPP ini mengundang nara sumber sebagai berikut: Budi Setiyadi, Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Bambang Prihartono, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan, Andri Yansyah, Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi Provinsi DKI Jakarta, Budi Kaliwono, Direktur Utama PT. Transportasi Jakarta (Transjakarta), Deddy Herlambang, Peneliti Institut Studi Transportasi (INSTRAN), Agung Wicaksono, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT. MRT Jakarta, dan Muhammad Nurul Fadhila, Direktur Utama PT. Kereta Commuter Indonesia. (gor)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN