Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Suara Pembaruan Terus Mendidik Masyarakat dengan Memihak Kebenaran

Selasa, 6 Februari 2018 | 00:53 WIB
Oleh L Gora Kunjana

JAKARTA-  Tepat pada tanggal 4 Februari 2018, Harian Umum Suara Pembaruan memasuki usia ke- 31 tahun. Di tengah persaingan media yang begitu massif di era digital saat ini, koran sore terbesar di Tanah Air ini mampu terus mendidik masyarakat dengan memihak kepada kebenaran.

“Selama 31 tahun Suara Pembaruan terus mendidik masyarakat Indonesia sebagai media yang mengungkap berita jujur, terpercaya dan sesungguhnya, dengan selalu memihak kepada kebenaran,” kata Anthony Wonsono, Vice President Beritasatu Media Holdings (BSMH), dalam sambutannya pada perayaan Hari Ulang Tahun ke-31 Suara Pembaruan di Gedung Berita Satu Plaza, Jakarta, Senin (5/2).

Hadir dalam acara tersebut Deputy CEO BSMH Johannes Tong, Senior Advisor BSMH Samuel Tahir, Direktur Keuangan BSMH Lukman Djaja, dan Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu beserta jajaran redaksi Suara Pembaruan dan staf karyawan BSMH.

Menurut Anthony, Suara Pembaruan adalah koran dan suatu nama yang dihormati oleh petinggi-petinggi bangsa.

“Kita tahu bahwa koran ini, sumber berita ini merupakan sumber informasi yang terus dan seterusnya akan dicari oleh para businessman , para pejabat sampai Presiden kita,” ujar Anthony.

Oleh karena itu, Anthony atas nama Lippo Group mengucapkan terima kasih kepada Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu dan jajaran redaksi beserta seluruh tim yang terus mendukung perjalanan Suara Pembaruan.

“Karena bapak-bapak dan ibu-ibu lah yang setiap hari menerbirtkan koran yang sangat kita banggakan. Terima kasih,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Deputy CEO BSMH Johannes Tong  mengungkapkan tiga esensi dari perayaan ulangtahun. Yaitu mengucap syukur kepada Tuhan, make a wish atau menyampaikan harapan, dan ketiga terus berjuang untuk bertumbuh di masa mendatang.

Oleh sebab itu, Johannes Tong mengharapkan jajaran redaksi Suara Pembaruan dan seluruh pendukung redaksi kompak sebagai teamwork memajukan Suara Pembaruan.

“Kalau kita anggap Suara Pembaruan sebagai rumah kita, yang kita anggap masih punya umur panjang ke depan, kita harus ambil tanggung jawab bersama-sama untuk hari-hari ke depan kita pastikan supaya kita berumur panjang,” katanya.

“Jadi pertama, semoga kita akan terus menjadi berkat bagi semua orang. Dan kedua agar wish kita, doa kita dikabulkan, dan ketiga marilah kita mulai dari hari ini menjadi lebih kompak dan bersatu supaya kita bisa merayakan ulang tahun –ulang tahun berikutnya di masa yang akan datang,” pungkasnya.

 

Peran media

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Suara Pembaruan Primus Dorimulu   mengingatkan bahwa sebagai media massa Suara Pembaruan  mempunyai empat peran penting. Yakni, to entertaint, to inform, to educate, dan to influence.

“Selain menghibur atau to entertaint. Media massa juga memberikan informasi atau to inform berdasarkan fakta yang sebenarnya. Fakta mengenai perustiwa kita beritakan apa adanya, tanpa kita tambah dan kurangi. Namun di atas to inform ini kita harus punya wisdom  untuk menyampikan fakta yang benar dan perlu diketahui masyarakat. Dan dengan berbagai pertimbangan tidak semua fakta bisa disampaikan,’ jelasnya.

Selanjutnya  adalah to educate. Koran Suara Pembaruan, menurut Primus, harus mampu mendidik masyarakat. “Jadi tulisan-tulisan kita harus mendidik agar masyarakat makin cerdas dan naik kelas,’ ucapnya.

Sedangkan peran keempat adalah to influence atau bagaimana Suara Pembaruan memberikan impact atau memberi pengaruh  positif .

Di era media digital saat ini, jelas Primus, banyak sekali informasi yang beredar  baik benar maupun tidak. Bukan sekadar hoaks tapi ada juga yang benar namun substantif tidak bermanfaat bagi  masyarakat. Dan, di sinilah kehadiran Suara Pembaruan  perlu dipertahankan.

“Di tengah perang informasi media digital, peran media seperti Suara Pembaruan masih diperlukan agar masyarakat terutama elit  bisa mendapat informasi yang benar,” kata Primus Dorimulu.  (*)

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

BAGIKAN